Pemkot Palu terima bantuan fasilitas pendidikan dari PT Samsung

id Samsung, sslc, Pemkotpalu, Moh Rifani, pendidikan, digitalisasi pendidikan, sulteng

Pemkot Palu  terima bantuan fasilitas pendidikan dari PT Samsung

Tiga Kepala Sekolah menandatangani berita acara penyerahan bantuan fasilitas program Samsung smart learing class (SSLC) dari PT Seni/Samsung Indonesia dalam rangka mendukung kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Palu, Selasa (23/11/2021). ANTARA/Moh Ridwan

Palu (ANTARA) -
Pemerintah Kota Palu menerima bantuan fasilitas pendidikan dari PT Seni/Samsung Indonesia dalam rangka mendukung optimalisasi kegiatan pendidikan melalui digital pada pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
 
"Bantuan ini tentu sangat memberikan dampak positif terhadap kegiatan belajar mengajar di masa pandemi COVID-19, terlebih menghadapi pembelajaran tatap muka dan daring (hybrid)," kata  Asisten I bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Pemkot Palu Moh Rifani usai peresmian bantuan program Samsung Smart Learing Class (SSLC) di salah satu sekolah, di Palu, Selasa.
 
Menurut dia, dukungan para pihak terhadap peningkatan akselerasi pendidikan di era masa kini sudah sepatutnya mendorong pengetahuan peserta didik maupun tenaga pendidik menggunakan fasilitas teknologi tepat guna, supaya mereka dapat mengeksplorasi dan berekspresi secara kreatif.
 
Selain itu, teknologi juga membuka peluang bagi siswa mengeksplorasi minat mereka lebih luas, dengan harapan kedekatan siswa dengan teknologi dapat mendorong guru lebih mengenal dan mengoptimalkan teknologi tersebut untuk berinovasi agar kegiatan belajar mengajar lebih menyenangkan.
 
"Di sinilah peran fasilitas SSLC membantu integrasi teknologi dengan lingkungan pendidikan," ujar Rifani.

Bantuan fasilitas perdana program SSLC, menyasar tiga sekolah di Palu yakni SD Negeri 1 Tatura, SD Negeri 2 Mpanau dan MTs Alkhairaat Pusat, yang mana program tersebut bekerja sama dengan PT Seni/Samsung Indonesia, Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat dan PMI Sulawesi Tengah.
 
Perusahaan itu, katanya, turut serta melakukan rehabilitasi sejumlah sekolah di Palu, diantaranya tiga ruang kelas belajar SD Negeri Kabonena, SMP Negeri 21 Palu, serta empat ruang kelas belajar dan satu ruang ekstrakurikuler di SMP Negeri 3 Palu yang merupakan bagian dari upaya pemulihan pascagempa, tsunami dan likuefaksi.

 
Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia Ennita Pramono menjelaskan sejumlah fitur fasilitas pendidikan digital program Samsung Smart Learing Class (SSLC) di salah satu sekolah di Palu, Selasa (23/11/2021). ANTARA/Moh Ridwan

Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia Ennita Pramono memaparkan, program SSCL merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang salah satunya fokus terhadap dunia pendidikan tanah air dengan pemanfaatan inovasi teknologi.
 
"Program ini hampir ada di semua provinsi di Indonesia dimana perusahaan ini berada, dan di Sulawesi Tengah kami mendapat rekomendasi dari PMI sebagai mitra menyasar Kota Palu," kata Ennita.
 
Ia mengemukakan, pihaknya tidak sekedar menjalankan bisnis tetapi juga berperan membantu pemerintah berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan, dengan harapan tercipta pemerataan pengetahuan mengenai digitalisasi.
 
"Kami ingin berbagi dengan memanfaatkan teknologi yang kami miliki, dan ini merupakan bentuk komitmen Samsung elektronik di dunia pendidikan Tanah Air," demikian Ennita.

 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021