DLH Palu gemakan gerakan pungut sampah incar Adipura

id Dlhpalu, Adipura, Pemkotpalu, Irmayanti Petalolo, kebersihan, sampah, Sulteng, palu

DLH Palu gemakan gerakan pungut sampah incar Adipura

Warga memungut sampah saat aksi gotong royong membersihkan Pantai Dupa Indah di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (5/6/2021). Aksi gotong royong membersihkan pantai oleh masyarakat tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. (FOTO ANTARA Sulteng/Mohamad Hamzah

Palu (ANTARA) -
Dinas Lingkungan hidup (DLH) Kota Palu, Sulawesi Tengah menggemakan gerakan "pungut sampah bersama-sama" mulai dari lingkungan masing-masing dalam rangka mendukung Pemerintah Kota mengincar piala Adipura.
 
"Setiap orang wajib memungut sampah, kita mulai dari skala lingkungan masing-masing. Merubah pola pikir masyarakat tentang kebersihan perlu di mulai hal yang sederhana," kata Kepala DLH Kota Palu Irmayanti Petalolo di Palu, Minggu.
 
Ia menilai, sampah masih menjadi masalah serius di ibu kota Sulawesi Tengah, sehingga dibutuhkan gerakan-gerakan yang dapat memicu kesadaran masyarakat peduli terhadap kebersihan.
 
Oleh karena itu, guna mendorong gerakan tersebut, Pemkot Palu menggandeng perempuan dan kader pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan dan seterusnya.

"PKK sebagai organisasi yang menakar di masyarakat kami percaya bisa membantu pemerintah menyosialisasikan, mengedukasi dan mengajak masyarakat senantiasa menjaga kebersihan lingkungan"  katanya.

Ia tidak ingin terulang penilaian publik terhadap Palu sebagai kota yang jorok usai bencana alam 2018 sehingga seiring dengan upaya pemulihan, maka wajah daerah ini harus terlihat lebih indah.
 
Salah satunya, mengedepankan aspek kebersihan yang tidak lain manfaatnya untuk jangka panjang sebagai mana hal ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah setempat, sekaligus bertekad mengincar Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Kalau sampah teratasi, sudah tentu lingkungan sehat, asri, nyaman dan aman. Tetapi jika sebaliknya, pasti menimbulkan penilaian negatif dari publik," katanya.

Ia menambahkan urusan penanganan sampah butuh dukungan dari semua pihak dengan semangat gotong royong, sebab pemerintah memiliki keterbatasan dari segi personel petugas kebersihan, maupun armada pendukung.

"Tahun 2023 Palu diharapkan bisa mendapat piala Adipura. Untuk mewujudkan semua itu tentunya dibarengi dengan kesadaran lingkungan agar kerja-kerja nyata bisa membuahkan hasil positif," demikian Irmayanti Petalolo.
 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2022