Pemkab Lumajang siapkan sekolah jadi lokasi pengungsian Semeru

id awan panas guguran semeru,posko pengungsian semeru,sekolah jadi tempat pengungsian

Pemkab Lumajang  siapkan sekolah jadi lokasi pengungsian Semeru

Foto dok. Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (kiri) mengunjungi Posko Pengungsian di Balai Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (4/12/2021) malam. (ANTARA/HO-Diskominfo Lumajang)

Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menyiapkan sekolah-sekolah untuk menjadi lokasi pengungsian bagi warga terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru.

"Saat ini kami sedang mempersiapkan dan memastikan sekolah-sekolah di Kecamatan Candipuro bisa menjadi tempat pengungsian," kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat berada di Kantor Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Senin.

Menurutnya tambahan lokasi pengungsian karena beberapa lokasi pengungsian yang sudah ada seperti Balai Desa Penanggal mulai penuh oleh warga yang mengungsi.

"Kami akan memastikan bagaimana ruang kelasnya cukup, toiletnya cukup, dengan distribusi logistik yang cukup di sekolah-sekolah yang dijadikan tempat pengungsian," tuturnya.



Ia menjelaskan kebijakan tersebut diambil agar lokasi pengungsian tidak  penuh sesak karena situasi pandemi COVID-19 belum berakhir, sehingga protokol kesehatan juga diharapkan tetap dipatuhi oleh masyarakat.

Bupati Lumajang yang akrab disapa Cak Thoriq itu mengatakan bahwa pihaknya tengah fokus melakukan evakuasi masyarakat dan selanjutnya akan fokus terhadap proses pemulihan masyarakat.

"Kami betul-betul berharap ada tindak lanjut untuk percepatan recovery, saya akan sesegera mungkin berkoordinasi dengan Perhutani apabila masyarakat yang ingin pindah karena banyak rumah yang hancur, tentunya setelah proses evakuasi selesai," katanya.

Berdasarkan laporan Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana awan panas guguran Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang pada Senin pukul 11.10 WIB melaporkan 15 orang meninggal dunia dan 27 warga dinyatakan hilang.



Posko juga menginformasikan sebaran penyintas sebagai berikut yakni di Kecamatan Pronojiwo terdapat 9 titik pos pengungsian yakni Pos pengungsian berada di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Supiturang 04, Masjid Baitul Jadid Dusun Supiturang, SDN Oro Oro Ombo 3, SDN Oro Oro Ombo 2.

Kemudian Masjid Pemukiman Dusun, Kampung Renteng (Desa Oro Ombo), Balai Desa Oro Oro Ombo, Balai Desa Sumberurip, SDN Sumberurip 2 serta beberapa rumah kerabat di sekitar Dusun Kampung Renteng dan Dusun Sumberbulus di Desa Oro Oro Ombo.

Sebaran pos pengungsian di Kecamatan Candiro berada di 6 titik pos pengungsian, antara lain Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumbermujur, Dusun Kampung Renteng (Desa Sumberwuluh), Dusun Kajarkuning (Desa Sumberwuluh), dan Kantor Camat Candipuro.

Untuk sebaran pos pengungsi di Kecamatan Pasirian sebanyak 4 titik yaitu Balai Desa Condro, Balai Desa Pasirian, Masjid Baiturahman Pasirian dan Masjid Nurul Huda Pasirian.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2022