Satgas COVID-19 Sulteng: Tetap taati prokes meski kasus COVID-19 turun

id Sulteng,Sandi,Palu,Ppkm,Antara

Satgas COVID-19 Sulteng:  Tetap taati prokes meski kasus COVID-19 turun

Sejumlah penumpang dengan prokes berjalan meninggalkan terminal kedatangan di Bandara Mutiara Sis Aljufri di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (6/5/2022). ANTARA FOTO/Basri Marzuki/nym.

Palu (ANTARA) - Satuan Tugas COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah mengimbau masyarakat di seluruh daerah itu tetap taat dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat meski kasus COVID-19 terus turun.

"Tetap menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah jika tidak ada keperluan penting," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Provinsi Sulteng Adiman di Kota Palu, Rabu.

Ia tidak ingin penurunan kasus COVID-19 di Sulteng membuat masyarakat abai menerapkan prokes karena berpotensi kembali meningkatkan kasus warga terpapar COVID-19.

Hal itu, katanya, mengingat Indonesia belum keluar dari pandemi COVID-19 sehingga potensi COVID-19 menular di masyarakat masih cukup tinggi.

"Semoga Sulteng dapat segera keluar dari pandemi COVID-19 dan masuk pada masa endemi sehingga prokes tidak perlu lagi diterapkan secara ketat. Untuk sekarang kita masih harus terapkan prokes ketat," ujarnya.

Berdasarkan data Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulteng, hingga Selasa (10/5), secara kumulatif 60.789 orang di Sulteng terpapar COVID-19.

Dari 60.780 orang tersebut, 59.048 orang dinyatakan telah sembuh, 1.722 orang meninggal dunia, dan 10 orang terpapar COVID-19 masih menjalani pengobatan hingga sembuh.

"10 orang terpapar COVID-19 yang masih menjalani perawatan berada di sejumlah daerah, antara lain tiga orang di Kabupaten Morowali Utara, dua orang di Banggai Laut, dua orang di Donggala, satu orang di Sigi, Tojo Una-Una, dan Tolitoli," ucapnya.

Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2022