Pemkab Sigi dorong masyarakat tanam pohon cegah longsor

id Samuel Pongi,Longsor Sigi,Pemkab Sigi,Wakil Bupati Sigi,Longsor Kulawi

Pemkab Sigi dorong masyarakat tanam pohon cegah longsor

Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi saat meninjau longsor yang terjadi di wilayah Kulawi dan Pipikoro, di Sigi, Ahad (31/7/2022) (ANTARA/HO-Media Center Samuel Pongi)

Sigi, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mendorong masyarakat untuk menanam pohon sebagai salah satu upaya pencegahan dan pengurangan risiko bencana alam longsor dan banjir di musim penghujan.

"Penanaman pohon seperti bambu menjadi satu pendekatan efektif untuk pelestarian lingkungan sekaligus pencegahan bencana alam," kata Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi, di Sigi, Selasa.

Kabupaten Sigi, kata Samuel, merupakan daerah yang rentan terhadap bencana alam gempa, banjir dan longsor. Bahkan, pekan lalu saat hujan deras di beberapa wilayah di Sigi mengalami banjir dan longsor. 

Samuel menyebutkan terdapat tiga titik longsor di wilayah Kecamatan Kulawi dan Pipikoro meliputi di Desa Lonca, di antara Desa Makuhi dan Winatu, serta di antara Desa Koja dan Morui. 

"Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk menangani longsor yang menghambat akses transportasi," ucap Samuel.

Samuel menguraikan longsor di wilayah tersebut terjadi pada Jumat (29/7). Dirinya yang mendapat informasi dari masyarakat itu langsung meninjau lokasi terdampak longsor. 

"Kami langsung melakukan langkah - langkah penanganan jangka pendek yaitu membersihkan material longsor yang menghambat akses transportasi masyarakat," kata dia.

Jalur transportasi yang terdampak longsor, sebut dia, merupakan satu - satunya jalur yang dilewati oleh masyarakat, termasuk jalur distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan.

Sehingga, ujar Samuel, longsor tersebut sangat berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.

"Jalur itu adalah urat nadi pergerakan ekonomi masyarakat, sehingga bila terputus maka hal itu sangat mengganggu ekonomi warga," ungkapnya.

Samuel memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sigi sigap dan cepat dalam penanganan dampak bencana alam termasuk longsor tersebut, dengan mengedepankan penanggulangan jangka pendek dan jangka panjang, serta mengedepankan skema partisipatif masyarakat.

Ia mengimbau masyarakat untuk aktif terlibat dalam kegiatan pembangunan daerah, termasuk dalam penanganan dampak bencana.

Pemerintah juga berharap masyarakat memberikan laporan yang valid terkait dengan peristiwa termasuk bencana alam.

"Kami pastikan bahwa Bupati Sigi Mohamad Irwan dan Wakil Bupati Samuel Pongi selalu hadir di tengah - tengah masyarakat," ujarnya.

Pemkab Sigi juga mengoptimalkan program Sigi Hijau yang di dalamnya termasuk penanaman sejuta bambu dan 10.000 pohon lainnya di setiap desa.

"Karena itu peran masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan termasuk menanam bambu di bantaran sungai dan menanam pohon lain di wilayah yang gersang," ucap Samuel.
 
Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi saat meninjau longsor yang terjadi di wilayah Kulawi dan Pipikoro, di Sigi, Ahad (31/7/2022) (ANTARA/HO-Media Center Samuel Pongi)
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2022