Utang Tagihan Listrik Pemda Tersisa Rp4 Miliar

id listrik, pln

Utang Tagihan Listrik Pemda Tersisa Rp4 Miliar

Ilustrasi (antaranews)

Palu,  (antarasulteng.om) - Utang tagihan listrik pemerintah provinsi, kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah ke PLN Area Palu masih tersisa sekitar Rp4 miliar dari sebelumnya Rp8,9 miliar.

"Itu sudah total utang pemerintah provinsi, kabupaten dan kota yang masuk dalam PLN area Palu," kata Manajer PLN Area Palu Emir Muhaimin di Palu, Selasa, terkait tunggakan pelanggan listrik yang hingga kini belum terlunasi.

Wilayah PLN Area Palu terdiri dari Kota Palu, Donggala, Sigi, Parigi Moutong, Poso, Morowali dan Morowali Utara.

Sampai 29 Mei 2016, total tunggakan yang belum dibayarkan ke PLN sebanyak Rp22,4 miliar. Jumlah tersebut sama dengan 34 persen dari total omset PLN Area Palu.

"Hari ini tersisa Rp18 miliar. Utang Pemda masih ada sekitar Rp4 miliar lagi," kata Emir.

Sementara tunggakan pelanggan umum masih berkisar Rp10 miliar dari sebelumnya Rp11,1 miliar, serta pelanggan lainnya yakni Rp2,3 miliar.

Emir mengatakan, PLN akan menurunkan tim penagih bersama tim pemutus. Jika ada pelanggan yang tidak bisa sama sekali membayar tunggakannya maka PLN terpaksa memutus jaringan listrik tersebut.

"Kalau tidak bisa lagi dibayar apa boleh buat kami putus," katanya.

Sebelumnya PLN telah menyurat ke Gubernur Sulawesi Tengah tertanggal 2 April 2016. Dalam surat tersebut PLN meminta bantuan gubernur bersama pemerintah kabupaten agar membantu PLN menyosialisasikan tunggakan pembayaran rekening listrik tersebut kepada satuan kerja perangkat daerah dan masyarakat luas.

Dalam surat tersebut total piutang PLN hingga 29 Mei 2016 mencapai Rp22,1 miliar.

Dalam surat itu juga dijelaskan bahwa kondisi PLN di Area Palu sudah baik namun biaya yang dikeluarkan untuk membangun kondisi baik tersebut tidak sebanding dengan omset yang diperoleh PLN. 
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar