STT BK-Pemkab kerja sama wujudkan 'Sigi Religi'

id Bala Kselamatan

Bupati Sigi Iran Lapata (ketiga kanan) saat menghadiri acara enandatanganan MoU dengan STT Bala Keselamatan di Palu, Kamis (18/8). (antarasulteng.com/Anas Massa)

Irwan Lapata bertekad wujudkan Sigi daerah religi di Sulteng.
Palu (antarasulteng.com) - Sekolah Tinggi Theologi Bala Keselamatam (STT BK) Kota Palu menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, di bidang pendidikan, peneltian dan pengembangan serta pembinaan keagamaan guna mendukung program 'Sigi Religi' yang dicanangkan daerah itu di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Lapata.

Kerja sama kelembagaan dengan Pemkab Sigi itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Ketua STT Bala Keselamatan Palu DR Samuel Pongi dengan Bupati Sigi Irwan Lapata di STT BK di Palu, Kamis.

Bupati Sigi menyambut program kerja sama tersebut karena sejalan dengan program lima tahun Pemkab Sigi yakni Sigi menjadi daerah religi di Provinsi Sulteng, kata Bupati Irwan.

Ia mengatakan masyarakat yang ada di Kabupaten Sigi saat ini antara Kristen dengan Islam berimbang jumlahnya.

"Dan saya mau dalam hal pembangunan, termasuk di bidang pendidikan dan juga keagamaan tidak ada istilah keberpihakan kepada satu komunitas saja," kata dia.

Semua masyarakat di Kabupaten Sigi, kata bupati, harus mendapatkan hak-hak yang sama.

Karena itu, kerja sama ini diharapkan dapat membantu mewujudkan paling tidak selama lima tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Paulina, program yang telah dicanangkapan Pemkab Sigi yakni menjadikan daerah ini menjadi kabupaten religi.

Sementara Ketua STT BK Palu DR Samuen Pongi mengatakan STT BK berdiri di Kota Palu sejak 2007 dan telah melahirkan sarjana-sarjana (S1) untuk bidang pendidikan guru agama Kristen dan juga kependetaan.

Ia mengatakan kerja sama STT BK dengan Pemkab Sigi adalah di bidang pendidikan, penelitian dan pengembangan serta pengabdian masyarakat.

Kerja sama ini sejalan dengan program bupati yakni Sigi Religi. 

Bupti Sigi, kata Samuel Pongi sangat berharap pada STT BK untuk menngkatkan pembinaan  umat Kristiani guna mewujudkan visi Pemkab Sigi tersebut.

Misalkan memberi penyadaran kepada anak SD, SMP dan SMA di lingkungan sekolah-sekolah Kristen supaya mereka tidak terlibat dalam kenakalan remaja, pornografi, minuman keras dan obat-obatan terlarang.

"Kita tahu bersama bahwa sekarang ini banyak sekali anak-anak kita yang sudah terkontaminasi dengan penggunaan narkoba, miras, bahkan sampai pada kriminal akibat mental dan pembinaan keagamaan yang belum maksimal," ujarnya.

Apalagi, kata dia, di Kabupaten Sigi sering terjadi konflik antarwarga sehingga membuat citra daerah ini kurang baik.

Dengan kerja sama ini, para mahasiswa dan juga alumni STT BK secara otomatis akan ikut terlibat dalam hal pembinaan umat.

"Mereka akan kita persiapkan agar bisa memberikan pencerahan-pencerahan di sekolah SD,SMP dan SMA,"kata Samuel.

Hadir dalam acara penandatangan kerja sama itu antara lain Sekretaris Umum Gereja BK Letkol Jones P Kasaedja, Kepala Bdang Bimas Kristen Kanwil Kementerian Agama Sulteng Kaleb Tokii, Ketua Akademi Keperawatan (Akper) BK Palu dan Sekretaris Bidang Pendidikan Gereja BK Letkol Made Petrus serta para dosen STT BK Palu.
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar