TNLL: Wisata Danau Tambing Bisa Dikelola Pemprov

id tambing

Danau Tambing (Antarasulteng.com/mu. hajiji)

Palu,  (antarasulteng.com)- Obyek wisata Danau Tambing di Kabupaten Poso yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu, bisa dikelola bersama dengan Pemprov Sulawesi Tengah.

"Tapi yang bertanggungjawab tetap adalah pihak TNLL," kata Pelaksana Harian Kepala Balai Besar TNLL, Bustang di Palu, Senin.

Ia mengatakan sangat dimungkinkan apabila obyek wisata itu dikelola oleh Pemprov Sulteng berkolabirasi dengan Balai Besar TNLL.

Tetapi untuk sepenuhnya pengelolaan oleh Pemprov Sulteng, itu tidak mungkin karena obyek wisata tersebut berada dalam kawasan TNLL.

Dalam beberap tahun terakhir ini, Danau Tambing yang terletak di atas ketinggian 1.700 meter dari permukaan laut (Mdpl) merupakan salah satu obyek wisata menarik dan mulai ramai dikunjungi para wisatawan, termasuk dari mancanegara.

Dalam tiga tahun terakhir ini, jumlah pengunjung mengalami peningkatan yang cukup mengembirakan.

Pada 2014, pengunjung obyek wisata Danau Tambing masih sekitar 3.000 orang, meningkat pada 2015 menjadi 6.000 orang dan selama Januari hingga medio Agustus 2016 ini, jumlah pengunjung sudah mencapai 13.000 orang.

Menurut dia, peningkatannya cukup besar sehingga perlu mendapat perhatian dari pihak pengelola yakni Balai Besar TNLL untuk terus melakukan pembenahan-pembenahan agar semakin banyak wisatawan, terutama mancanegara yang datang menikmati obyek wisata yang unik dan menarik itu.

Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi kunjungan wisatawan semakin banyak datang ke lokasi obyek wisata tersebut karena di tengah-tengah hutan yang masih perawan ada sebuah danau yang indah.

Selain ada danau yang cukup banyak ikannya, juga ada ratusan jenis burung hidup dan berkembangbiak di sekitar Danau Tambing.

Lagi pula, untuk sampai ke obyek wisata itu, para wisatawan dari Kota Palu bisa naik kendaraan mobil atau sepeda motor selama 2,5 jam dengan kondisi jalan yang sudah memadai karena merupakan jalan provinsi menghubungan Palu dengan Dataran Tinggi Napu/Lore di Kabupaten Poso.

Bustang memperkirakan jika obyek wisata itu sudah dikelola dengan lebih baik, jumlah wisatawan yang akan datang semakin meningkat.

Jika wisatawan yang berkunjung semakin meningkat, maka perolehan devisa dari sektor pariwisata dipastikan semakin besar.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemprov Sulteng, Hj Sitti Norma Mardjanu sebelumnya mengatakan ada sejumlah obyek wisata di Sulteng yang cukup ramai dikunjungi wisatawan.

Ketiga obyek wisata itu adalah Pulau Togean di Kabupaten Tojo Una Una, Danau Tambing di Kabupaten Poso dan Tanjung Karang di Kabupaten Donggala.

Obyek wisata tersebut mendapat perhatian khusus dan prioritas dalam pengembangan kepariwisataan di Provinsi Sulteng. 
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar