Rosberg pensiun, Mercedes sisakan satu kursi kosong

id otomotif

Nico Rosberg asal Jerman pada Jumat (2/12/2016) mendadak menyatakan berhenti dari arena balap Grand Prix Formula One (F1), sehingga menyisakan satu kursi balap bagi Tim Mercedes. (REUTERS/Laszlo Balogh)

London (antarasulteng.com) - Nico Rosberg menyatakan dirinya pensiun, sehingga otomatis menyisakan satu kursi kosong untuk diperebutkan di tim Formula Satu (F1) Mercedes sebagai juara dunia konstruktor musim balap 2016.

Mercedes bisa saja kesulitan menentukan pilihan karena nama-nama top di ajang jet darat tersebut sulit untuk keluar dari timnya masing-masing lantaran telah terikat kontrak, demikian laporan Reuters.

Dua pebalap Red Bull, pasangan yang bisa mencatat kemenangan di musim ini selain duo Mercedes, Daniel Ricciardo dan pebalap Belanda berusia 19 tahun Max Verstappen, sedang terikat kontrak untuk beberapa tahun ke depan di timnya.

Mereka berdua adalah aset berharga untuk Red Bull, yang berusaha untuk mengulang prestasi juara dunia konstruktor F1.

Selain mereka, figur beken lain adalah juara dunia Formula Satu empat kali Sebastian Vettel dan juara dunia F1 tahun 2007 Kimi Raikkonen, yang keduanya masih terikat kontrak di Ferrari.

Pebalap yang mungkin saja bisa diajak Mercedes adalah pebalap Spanyol Fernando Alonso.

Kontrak Alonso, dua kali juara dunia F1, akan habis pada tahun 2017. Selama musim ini pun Alonso juga kerap mengeluhkan sulitnya dia mendapatkan mobil juara sejak meninggalkan Ferrari menuju McLaren.

Jika bisa memilih di antara semua pebalap itu, maka orang nomor satu di F1 Bernie Ecclestone menuturkan bahwa akan menunjuk Alonso.

"Itu mungkin saja terjadi. Alonso bisa saja tidak ingin lagi berada di McLaren yang berganti manajemen atau bisa juga McLaren yang sudah bosan dengan dia," tutur Ecclestone.

Alonso sendiri pernah menjadi teman satu tim Lewis Hamilton di McLaren pada tahun 2007, ketika Hamilton baru menjalani debutnya. Di musim itu mereka berdua menyelesaikan musim dengan satu poin di belakang Raikkonen di klasemen pebalap.

Kalau tidak ada pebalap top lain yang bisa menggantikan Rosberg, yang baru saja merebut juara dunia pebalap musim 2016, nama Pascal Wehrlein bisa dijadikan pilihan.

Pebalap muda itu adalah mantan pebalap cadangan Mercedes. Saat ini, Wehrlein belum memperbarui kontrak dengan tim yang dibelanya, Manor Racing. 

Mercedes pun masih memiliki potensi lain, yaitu pebalap Prancis berusia 20 tahun Esteban Ocon yang masih dalam kontrak pabrikan asal Jerman tersebut, meski musim depan akan membalap untuk Force India.

Kalau Ocon ditarik oleh Mercedes, maka Wehrlein kemungkinan besar menggantikan posisinya di Force India.

Alternatif lain, posisi Rosberg bisa digantikan pebalap Finlandia Valtteri Bottas yang kini membela Williams. Bottas sendiri merupakan pebalap yang kariernya banyak dibantu oleh bos tim Marcedes Toto Wolf yang sebelumnya bekerja untuk Williams.

Adapula Felipe Nasr, pernah menjadi pebalap uji Williams, yang tempatnya di Sauber sedang terancam setelah kehilangan sponsor utama Banco do Brazil.

Satu lagi yang diyakin bisa tergoda dengan Mercedes adalah juara dunia F1 tahun 2009 Jenson Button, meski pebalap Inggris tersebut sudah menyatakan tidak akan membalap lagi usai musim 2016.

"Setelah balapan ini, saya tidak ingin lagi membalap di Formula Satu. Ini akan jadi yang terakhir," tutur Button, yang pernah menjadi rekan setim Hamilton di McLaren pada 2010--2013.

Akan tetapi perlu diingat, selalu ada kejutan di Formula Satu, seperti apa yang dilakukan Rosberg pada Jumat (2/12) ketika dia menyatakan pensiun, sehingga sontak mengejutkan penggemar F1.

Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar