Obyek Wisata Tanjung Karang Padat Pengunjung

id wisata

Objek wisata bahari Pantai Kaluku (Kaluku Ntasi) di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. (Muhammad Hajiji)

Mereka datang berombongan dengan menggunakan bus Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan bus dari perusahaan kelapa sawit di daerah Mamuju.
Donggala, Sulteng, (Antarasulteng.com) - Selama tiga hari terakhir ini, obyek wisata Tanjung Karang di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, padat diserbu pengunjung, termasuk dari luar daerah.

Sudin, seorang petugas di lokasi obyek wisata itu, Senin, membenarkan sejak hari Sabtu (10/12), pengunjung cukup padat.

Ia mengemukakan mereka yang datang tidak hanya berasal dari wilayah Donggala, tetapi juga dari Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Bahkan, katanya, ada juga yang datang dari provinsi tetangga yakni Sulawesi Barat (Sulbar).

Mereka datang berombongan dengan menggunakan bus Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan bus dari perusahaan kelapa sawit di daerah Mamuju.

Sudin mengaku Tanjung Karang selama ini menjadi obyek wisata favorit warga Kota Palu.

Di lokasi obyek wisata Tanjung Karang, para pengunjung bisa menikmati hamparan pasir putih yang cukup luas. Kebanyakan wisatawan mancanegara sangat menyukainya.

Mereka biasanya pada pagi hingga pukul 12.00 WITA berjemur di atas pasir putih.

Selain itu, para pengunjung juga bisa berkeliling dengan kapal motor dengan biaya Rp5.000/orang.

Juga mereka yang menyukai olahraga selam bisa menikmati "surga bawah laut" dengan menikmati pemandangan terumbu karang dan ratusan jenis ikan yang bermain di antara terumbu karang.

Grace, seorang pengunjung, mengatakan ia memilih obyek wisata Tajung Karang karena tempat itu memang sangat menarik, meski dari Kota Palu orang harus naik mobil atau sepeda motor selama 45 menit.

"Kami datang dalam rombongan dengan sekitar 20 orang," kata warga Palu yang berdomisili di bilangan Jalan Kancil, Kecamatan Palu Selatan itu.
Pewarta :
Editor: Anas Masa
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar