ISIS klaim serangan di klub malam Istambul

id isis

Para militan ISIS di Irak. (REUTERS/ Social Media Website via Reuters )

Istambul (antarasulteng.com) - ISIS pada Senin mengaku bertanggungjawab atas penembakan massal dalam perayaan malam Tahun Baru di sebuah klub malam di Istanbul yang menewaskan 39 orang, serangan dilakukan oleh pria bersenjata yang masih buron.

Serangan yang menewaskan banyak orang asing dan warga Turki itu, kata ISIS, merupakan balas dendam atas keterlibatan militer Turki di Suriah.

Pada konferensi pers di Ankara, juru bicara pemerintah Turki Numan Kurtulmus tidak menyinggung klaim tersebut tetapi mengatakan operasi militer jelas Turki di Suriah telah membuat kesal kelompok teroris tersebut dan juga orang-orang di belakang mereka.

"Serangan ini merupakan pesan untuk Turki atas operasinya yang menentukan di seluruh perbatasan," kata Kurtulmus, yang menambahkan bahwa serangan di Suriah akan terus berlanjut sampai semua ancaman ke Turki berakhir.

Pihak berwenang hampir selesai mengidentifikasi pelaku penyerangan itu, kata Kurtulmus, setelah mengumpulkan sidik jari dan informasi, dan telah menahan delapan orang lainnya.

Anggota NATO Turki adalah bagian dari koalisi yang dipimpin AS untuk melawan ISIS dan meluncurkan serangan ke negara tetangga Suriah pada bulan Agustus untuk mengusir militan Sunni radikal, serta pejuang milisi Kurdi, menjauh dari perbatasan, demikian dilaporkan Reuters.

Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar