Pemkab Harapkan KNPI Bendung Konflik Sosial

id knpi

Bupati Sigi Mohammad Irwan Lapatta S.Sos M.SI menyampaikan sambutan sekaligus membuka Musda III KNPI Sigi. (Ist)

Sigi, Sulawesi Tengah,  (antarasulteng.com) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mengharapkan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kabupaten setempat dapat bekerja sama dan berperan aktif membina masyarakat khususnya pemuda untuk membendung terjadinya konflik sosial. Bupati Sigi Mohammad Irwan Lapatta menyatakan di Sigi, Minggu, KNPI sebagai organisasi tempat berkecimpun organisasi kepemudaan di daerah tersebut memiliki peran yang sangat strategis untuk membina generasi muda dari segala aspek sebagai upaya menekan terjadinya konflik sosial. "Iya, KNPI Sigi sebagai organisasi independen mitra pemerintah dapat membina masyarakat dan pemuda lewat peran strategis-nya yang dijalankan didalam berbagai program kerja lembaga tersebut," ungkap Bupati Mohammad Irwan Lapatta. Bupati Irwan Lapatta menyatakan bahwa KNPI harus memperlihatkan eksistensi lewat program-program produktif pembinaan masyarakat dan pemuda, agar pemuda tidak terjerumus ke kegiatan-kegiatan negatif yang merugikan pemuda itu sendiri. Ia mengakui bahwa beberapa kelompok pemuda di desa yang berbeda di kabupaten tersebut beberapa waktu lalu, sempat terlibat perkelahian atau konflik sosial antar kampung yang memberikan dampak kerugian kepada masyarakat dan pemerintah. Dirinya mengatakan hal itu tidak harus terulang. Sebab konflik sosial dapat menghambat jalannya pemerintahan dan pembangunan yang dibangun oleh pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat yang diupayakan oleh Pemkab Sigi. "Konflik sosial atau perkelahian antar kampung yang terjadi didasari oleh berbagai latar belakang, harus dibendung untuk tidak lagi terjadi. Sebab konflik sosial memberikan dampak terhambatnya pembangunan daerah," ujarnya. Bupati juga berharap agar KNPI dapat terlibat secara aktiv dan bersama-sama forum koordinasi Pemkab Sigi membendung peredaran narkotika segala jenis yang saat ini marak beredar dimasyarakat. Ia menguraikan bahwa narkoba enjadi salah satu faktor yang berdampak terjadinya perkelahian antar kampung dikarenakan hilang kesadaran dan kontrol serta muda terpengaruh. "Ada beberapa masalah yang harus di bendung yaitu terorisme, narkoba, konflik sosial. Ini harus di bendung dengan membangun kerjasama multi pihak," urainya.
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar