Nyangkut di Kas Daerah, Ratusan Sekolah di Poso Belum Terima Dana BOSDA

id Poso

Rikson Rongka (Antarasulteng.com/Feri)

Noly Tandawuya: Akan dicairkan 2017, namun belum tahu kapan pastinya.
Poso (antarasulteng.com) - Memprihatinkan!!!. Gara-gara dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Daerah dari Pemerintah Provinsi Sulteng Tahun Anggaran 2016 tertahan di Kas Daerah Pemkab Poso, maka hingga Maret 2017, sebanyak 300 lebih sekolah di daerah itu belum juga menerima alokasi dana BOSDa 2016 baik yang bersumber dari APBN Provinsi maupun APBD Kabupaten Poso sendiri.

Sekolah-sekolah di Kabupaten Poso pada 2016 seyogianya menerima dana BOSda yang bersumber dari APBD Provinsi Sulteng senilai Rp400 juta lebih dan APBD Kabupaten senilai Rp628.769.500. Ternyata dana itu 'mandeg' di kas daerah Poso dan dijadikan Silpa 2016 yang baru akan disalurkan tahun 2017 ini.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Poso,Rolex Taropo melalui bagian pengelola dana BOS, Rikson Rongka mengaku tidak tahu persis mengapa dana BOSDa provinsi belum juga diserahkan.

Ia mengaku telah mempertanyakan ke Pemprov Sulteng dan dijawab bahwa dana telah ditransfer ke Kas Daerah Poso pada Oktober 2016. Namun hingga Pebruari  tahun 2017, pihak Dinas Pendidikan Poso belum menerima pemberitahuan dari Bagian Keuangan Poso. 

"Belum lama ini saya sudah telepon ke provinsi, dan mereka mengatakan bahwa dana BOS sudah ditransfer ke kas Daerah pada Oktober 2016, namun sampai saat ini belum ada pemberitahuan dari Bagian Keuangan Pemkab Poso soal dana itu. Saya juga belum bertanya ke Bagian Keuangan," kata Rikson. 

Sementara untuk dana BOSDa yang bersumber dari APBD Poso, dia katakan belum ada penjelasan dari Kagian Keuangan Pemda Poso. 

Lambatnya pencairan dana BOS ini menyebabkan pihak sekolah tidak dapat merencanakan pembangunan. Sementara dana BOS nasional dicairkan per triwulan sesuai dengan jadwal pada.

Menurut Rikson, pencairan dana BOSDa provinsi dan kabupaten tahun sebelumnya tidak bermasalah seperti ini, artinya selalu cair setiap akhir tahun. 

Dia juga mengatakan keterlambatan pencairan dana BOSda itu sempat dipertanyakan auditor BPK dan Inspektorat belum lama ini saat pemeriksaan. 

Dihubungi terpisah, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Poso Noly Tandawuya membenarkan dana BOSda provinsi untuk Poso sudah ditransfer di rekening kas daerah Poso, namun dana tersebut dijadikan Silpa tahun 2016.

Alasannya karena dana itu ditransfer pada akhir Oktober, sementara pada awal Oktober sudah selesai penetapan Anggaran Perubahan APBD 2016, sehingga tidak bisa dikeluarkan namun dijadikan Silpa. 

Menurut dia, anggaran BOSda provinsi dan kabupaten tersbeut baru akan disalurkan pada 2017, namun dirinya belum mengetahui kapan dana itu dicairkan. 
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar