
Gereja se-Kota Palu Rayakan Paskah Bersama
Selasa, 18 April 2017 17:26 WIB

Wali Kota: Pemkot Palu akan selalu mendukung program gereja untuk meningkatkan kualitas keimanan warga gereja
Palu (antarasulteng.com) - Warga gereja se-Kota Palu yang tergabung dalam Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Kota Palu, menggelar Perayaan Paskah bersama di Gedung Gereja Toraja Jemaat Sion, Senin malam.
Perayaan ini diawali dengan ibadah bersama yang dimeriahkan dengan paduan suara dari berbagai gereja, dengan pengkhotbah Pdt Dr Edwin Susanto, Bendahara Umum Bamag Indonesia, dan diakhiri dengan perayaan yang diwarnai dengan pembagian door prize sumbangan dari berbagai gereja dan pengusaha serta Bank Mandiri.
Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Palu yang diwakili Asisten Kesejahteraan Rakyat Muhammad Rifani, Kepala Bimas Kristen Kantor Departemen Agama Kota Palu Pdt. Martinus Bonggili, STh.MH dan Ketua Bamag Kota Palu Dr Lody Surentu, SE.MM.
Perayaan paskah yang dihadiri ratusan umat Krsiten se-Kota Palu itu mengambil thema; Kebangkitan Kristus membebaskan kita dari kuasa kematian, dan sub thema: dengan semangat paskah kita bangun kebersamaan antarumat beragama di Kota Palu.
Bendahara Umum Bamag Indonesia Pdt Dr Edwin Susanto dalam khotbah paskah yang disampaikannya di depan ratusan jemaat mengatakan orang percaya kepada Yesus harus memahami bahwa Kebangkitan Yesus membawa kuasa yang akan memberikan kebangkitan atas hal-hal yang sudah mati dalam kehidupan ini.
"Kuasa kebangkitan Yesus sanggup membangkitkan ekonomi keluarga yang mati, hubungan rumahtangga yang mati, karier yang mati, pelayanan yang mati, harapan hidup dan semangat yang mati, dan berbagai hal lain yang sudah 'mati' dalam kehidupan ini," ujarnya.
Jadi, katanya, kalau hanya sakit saja, jangan khawatir, kuasa Kebangkitan Yesus sanggup memulihkan tubuh kita dari segala macam penyakit yang mendera, termasuk penyakit-penyakit rohani.
Sementara Wali Kota Palu dalam sambutan tertulis yang dibacakan Mohamad Rifani mengatakan bahwa kematian tidak hanya terkait kematian badani (tubuh) tetapi juga menggambarkan matinya pengharapan dan semangat hidup untuk berbuat lebih baik bagi bangsa dan negara serta lingkungan.
Sehingga kebangkitan Yesus Kristus ini juga memberi makna bahwa kita semua diberi kuasa untuk bangkit agar kita bisa hidup lebih baik di masa mendatang, katanya.
"Makna Paskah ini sangat sejalan dengan program Pemerintah Kota dalam upaya menggalang kebangkitan semangat, gairah, harapan dan rasa kebersamaan untuk membangun Kota Palu menjadi kota jasa yang berbudaya dan beradat berdasarkan iman dan taqwa sesuai visi-mi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu," ujarnya.
Pemkot, katanya, akan terus mendukung program-program gereja dalam membangun kebersamaan dan merajut kerukunan hidup antarummat beragama dan meningkatkan kualitas keimanan semua ummat berbagai agama dengan menyediakan anggaran khusus untuk pelajaran keagamaan di sekolah-sekolah.
Sementara Ketua Bamag Kota Palu Loddy Surentu menyampaikan penghargaan kepada Wali Kota Palu yang telah membentuk organisasi Bamag sebagai wujud perhatian khusus pemerintah terhadap pembinaan gereja dan peningkatakan kualitas keimanan warga gereja.
"Kami sangat apresiasi Pemkot Palu yang sampai saat ini tetap sanggup membina seluruh ummat sehingga kerukunan antarummat beragama di kota ini berjalan sangat baik," ujarnya.
Perayaan Paskah Gereja-gereja se-Kota Palu ini, menurut Ketua Panitia, Hendry Sumbung, juga dilakukan dengan kegiatan donor darah bersama PMI Kota Palu yang melibatkan jemaat-jemaat gereja se-Kota Palu, digelar pada 12 April 2017.
Pewarta :
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
