Kamis, 19 Oktober 2017

98 Personil Polairud Polda Sulteng Dites Urin

id POLDA
98 Personil Polairud Polda Sulteng Dites Urin
Direktur Polairud Polda Sulteng Kombes Polisi Fauzi Bakti (www.antarasulteng.com/Fauzi )
Bagi ada yang terbukti, saya akan proses dan siapkan untuk dilakukan pemecatan tidak hormat
Palu, (antarasulteng.com) - Sebanyak 98 personil polisi perairan dan udara (Polairud) Polda Sulteng dites urin secara mendadak dalam kegiatan rapat kerja teknis (Rakernis) di salah satu hotel Kota Palu, 18 - 19 April 2017.

"Pemeriksaan itu dilaksanakan Biddokes dan Propam Polda, Selasa 18 April," kata Direktur Polairud Polda Sulteng, Kombes Polisi Fauzi Bakti, Rabu.

Fauzi mengatakan kegiatan tes urin itu diikuti oleh empat orang perwakilan polisi udara, personil polisi perairan, Kepala Satuan Polair dari Polres di wilayah Polda Sulteng, kru helikopter dan komandan unit Polair di jajaran Polres.

"Alhamdulillah, semuanya negatif menggunakan narkoba," ungkapnya.

Fauzi menegaskan dalam setiap kegiatan Polairud, dirinya selalu menyampaikan bahwa tidak ada toleranasi bagi personil polisi dijajarannya yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba.

"Bagi ada yang terbukti, saya akan proses dan siapkan untuk dilakukan pemecatan tidak hormat," tekan Fauzi.

Dalam pemeriksaan itu dipimpin langsung Kasubbid Provos Polda Sulteng Kompol I Ketut Tadius merupakan bentuk sikap perang terhadap Narkoba. Tadius menjelaskan penanganan masalah narkotika tidak hanya menyasar warga umum. Aparat kepolisian Polda sulteng juga bakal diproses hukum, apabila terbukti mengkonsumsi Narkoba.

"Sanksinya berupa hukum internal, dan tidak menutup kemungkinan berujung pada pemecatan," ungkapnya.

Menurut Tadius, cara itu dilakukan bukan untuk mencari-cari kesalahan anggota Polri. Namun bertujuan untuk melakukan pencegahan dini terhadap anggota Polri, agar tidak terjerumus pada zat yang bisa merusak saraf, serta berujung pada hancurnya karir hingga kematian.

"Pengguna narkoba tidak hanya merusak dirinya sendiri, tapi juga keluarga. Ingat anak istri serta karir sebelum mengkonsumsi narkoba. Jauhi jangan coba-coba," pesan Kaur Gakkum Subbid Provos, Iptu Zainal.

Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Polisi Rudy Sufahriadi membuktikan komitmennya untuk memberantas penyalahgunaan narkoba di daerah ini yang dimulai dari dalam diri anggota kepolisian.

"Saya akan lakukan penindakan jika ada anggota yang terbukti, karena itu saat ini sedang digencarkan dilakukan tes urine untuk semua anggota di Polres se-Sulteng," katanya. (FZI)

Editor: Adha Nadjemudin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga