Ahsan/Rian-Angga/Ricky melaju ke putaran dua kejuaraan Asia

Pewarta : id bulutangkis

Pebulu tangkis ganda putra klub Musica Champions Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto mengembalikan kok ke arah lawan PB Djarum Kudus Mohammad Ahsan dan Kevin Sanjaya Sukamuljo dalam final putra Djarum Superliga Badminton 2017 di DBL Arena Surabaya, Jawa Timur, Minggu (26/2/2017). (ANTARA /Zabur

Jakarta (ANTARA News) - Pasangan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro dan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, mengikuti duet Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian, melaju ke putaran dua kejuaraan bulu tangkis Asia 2017.

Berdasarkan laman tournament software yang dipantau di Jakarta, Rabu, Ahsan/Rian sukses menyudahi perlawanan pasangan Vietnam Do Tuan Duc/Pham Hong Nam 21-14, 21-15 dalam tempo 23 menit.

Di putaran dua turnamen yang berlangsung di Wuhan Sports Center Gymnasium, Hainan, China, mendatang, pasangan berperingkat 40 dunia tersebut akan menantang lawan tangguh asal China berperingkat enam dunia, Chai Biao/Hong Wei yang sebelumnya mengalahkan duet Hong Kong Or Chin Chung/Tang Chun Man 21-15, 17-21, 21-17.

Sementara itu, Angga/Ricky sukses menundukkan duet Thailand Trawut Potieng/Nanthakarn Yordphaisong dalam pertarungan dua gim berdurasi 21 menit dengan skor 21-11, 21-15.

Dalam pertarungan di putaran dua nanti, Angga/Ricky akan menjamu pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi yang sebelumnya menumbangkan duet Korea Selatan 21-14, 20-22, 21-10.

Pertemuan ini menjadi yang kedua bagi Angga/Ricky dan Hoki/Kobayashi di mana pasangan Indonesia masih lebih dominan dengan memenangkan pertarungan terakhir di Selandia Baru Terbuka 2016 dengan skor 11-21, 21-16, 21-12.

Kemenangan Ahsan/Rian dan Angga/Ricky ini membuat perwakilan ganda putra Indonesia di Kejuaraan Asia 2017 masih utuh tiga pasangan, setelah sebelumnya Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian juga sukses melangkahkan kakinya ke putaran dua selepas menumbangkan Yong Kai Terry Hee/Loh Kean Hean (Singapura) dengan skor 21-11, 21-15 di putaran pertama.

Hasil yang dicapai oleh Ahsan/Rian dan Angga/Ricky ini menjadikan Indonesia memiliki peluang mendapatkan gelar lebih besar di ganda putra setelah di nomor tunggal putra, ganda putri dan ganda campuran Indonesia hanya menyisakan masing-masing satu perwakilan.

Di tunggal putra, Indonesia hanya menyisakan Ihsan Maulana Mustofa yang menyudahi perlawanan pemain Malaysia Zulfadli Zulkifli 21-14, 16-21, 21-15, untuk bertarung di putaran dua setelah Tommy Sugiarto dan Anthony Sinisuka Ginting harus terhenti di putaran pembuka.

Tommy terhenti setelah dikalahkan pemain Jepang Kenta Nishimoto dengan skor 14-21, 9-21. Sedangkan Anthony Ginting menyerah di tangan pemain Negeri Matahari Terbit lainnya, Takuma Ueda 13-21, 21-10, 17-21.

Di ganda putri, Indonesia menyisakan Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari yang menumbangkan duet Taiwan Lin Xiao Min/Wu Fang Chien 21-11, 21-14 (sebelumnya tertulis 21-16), untuk memanjangkan asa di putaran dua Kejuaraan Asia 2017 setelah dua wakil lainnya, Nisak Puji Lestari/Meirisa Cindy Sahputri dan Tiara Rosalia Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta gagal melaju ke putaran dua.

Nisak/Cindy menyerah dari pasangan tuan rumah, Huang Yaqiong/Tang Jinhua dengan skor 17-21, 15-21. Sementara Tiara/Rizki tumbang di tangan pasangan Korea Selatan Kim Hye Rin/Yoo Hae Won 21-17, 21-17.

Sedangkan di ganda campuran, hanya tersisa Praveen Jordan/Debby Susanto yang mengalahkan pasangan Hong Nam Pham/Thu Huyen Le (Vietnam) 21-11, 21-16, sementara Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti dan Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika harus angkat koper setelah tumbang di putaran pertama.

Ronald/Melati kalah oleh wakil Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dengan skor 18-21, 21-23. Sedangkan Alfian/Annisa kandas di tangan Danny Bawa Chrisnanta/Wong Jia Ying Crystal (Singapura) 21-10, 18-21, 16-21.

Nasib kurang beruntung dialami tunggal putri yang gagal mengirimkan wakil ke putaran dua. Setelah kekalahan Fitriani atas Vu Thi Trang (Vietnam) 13-21, 8-21, Hanna Ramadini dan Dinar Dyah Ayustine juga mesti angkat koper lebih awal.

Hanna harus mengakui keunggulan Sung Ji Hyun (Korea Selatan), dengan skor 5-21, 9-21. Sedangkan Dinar takluk di tangan peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Pusarla V. Sindhu asal India, dengan skor 8-21, 18-21.

(T.R030/R010)
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar