Kodim Donggala Bantu Pemerintah Sejahterakan Masyarakat

id TNI, Pajala

Ilustrasi (antaranews)

“Inilah integrasi antara pemerintah dan TNI yang tujuannya tidak lain untuk mensejahterakan rakyatnya,” katanya.
Palu (antarasulteng.com) – Komando Distrik Militer (Kodim) 1306/Donngala, Sulawesi Tengah sebagai satuan TNI- AD tidak saja mengamankan teritorial negara tetapi memiliki tanggungjawab sosial salah satunya ikut membantu pemerintah dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat melalui berbagai program.

Komandan Kodim 1306/Donggala, Letkol Kav I Gede Masa, S.I.P mengemukakan di Palu, Jumat, bahwa Kodim 1306 juga memiliki program Gerakan Tanam Padi Bersama TNI, sebaga upaya mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat melalui Upaya khusus (Upsus) peningkatan produk Padi, Jagung dan Kedelai (Pajala).

“Inilah integrasi antara pemerintah dan TNI yang tujuannya tidak lain untuk mensejahterakan rakyatnya,” katanya.

Gede Masa mengemukakan bahwa TNI juga membentuk program pembinaan teritorial (Binter)  melalui Komunikasi Sosial (Komsos) kemudian bhakti TNI.

“Saat ini kami sebagai Satkowil yang memegang beberapa daerah di Sulawesi Tengah melibatkan masyarakat dalam program pembinaan teritorial lewat komunikasi sosial bhakti TNI, hal ini selaras dengan program pemerintah pusat,” kata I Gede Masa.

Selain program Komsos dan bhakti TNI, lanjutnya, ada juga pembinaan ketahanan masyarakat, dimana bentuk kegiatannya lebih diarahkan untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan serta kesejahteraan masyarakat melalui kemanunggalan TNI-Rakyat.

Ia menjelaskan, hal ini tidak terlepas dari doktrin pertahanan yang dianut negara ini yakni Sishanta atau Sistem Pertahanan Semesta dimana didalamnya melibatkan TNI sebagai komponen inti. Selain itu ada komponen cadangan yakni sumber daya manusia yang dimiliki Bangsa Indonesia yaitu seluruh komponen masyarakat.

Komponen pendukung lainnya  meliputi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya buatan seperti ketersediaan sarana dan prasarana  infrastruktur.***
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar