Pemkab Sigi Siapkan Lahan Pembangunan Kantor BNN

id BNN

Kepala BNNP Sulteng, Brigjen Polisi Tagam Sinaga memperlihatkan tersangka Yahya (51) alias Ko Ade (sebelah kanan) yang ditembak dibagian kaki kanannya. (www.antarasulteng.com/Fauzi)

Kabupaten Sigi dan Kota Palu hanya dibatasi jalan, sehingga barang-barang haram tersebut sangat mudah masuk dan beredar di Sigi
Sigi, (antarasulteng.com) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, menyiapkan lahan pembangunan kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai upaya serius dalam penanganan maraknya penyalahgunaan narkotika di daerah tersebut.

"Kita sudah siapkan lahan, bila BNN ingin membentuk lembaganya di Sigi," kata Wakil Bupati Sigi, Paulina, Jumat.

Pemkab Sigi kata Paulina menyiapkan lahan untuk pembangunan lembaga vertikal itu, tepatnya di Desa Maku, Kecamatan Dolo. Keinginan pemerintah tersebut, lanjutnya, juga didasari keinginan masyarakat yang resah melihat derasnya pengaruh narkotika di wilayah Sigi.

"Kabupaten Sigi dan Kota Palu hanya dibatasi jalan, sehingga barang-barang haram tersebut sangat mudah masuk dan beredar di Sigi," ungkapnya.

Bagi Paulina, walaupun pihaknya dan lembaga Gerakan Anti Narkotika (Granat) serta lembaga masyarakat lainnya gencar melakukan sosialisasi, namun masih saja ditemukan pengguna narkoba di kalangan masyarakat. Tidak hanya kalangan dewasa, tetapi juga dari siswa yang diharapkan adanya pengawasan dari orang tua.

Sementara warga Desa Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Amir juga mengaku sangat prihatin dengan peredaran narkoba.

"BNN sebagai lembaga yang mengawasi dan mengontrol serta menindak pengguna narkoba, dapat memikirkan untuk membangun pos-pos di wilayah perbatasan, antara Kabupaten Sigi dan Kota Palu. Melihat sangat dekatnya kedua daerah ini," kata Amir. (FZI)
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar