Pemkot: Harga Pangan Di Palu Cukup Stabil

id pasar

Ilustrasi (antaranews)

Palu,  (antarasulteng.com) - Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Pemerintah Kota Palu, Tamin Tombolotutu mengatakan harga berbagai jenis pangan di pasaran setempat hingga kini cukup stabil.

"Rata-rata harga pangan stabil, kecuali buah tomat mengalami kenaikan cukup tajam," katanya di Palu, Senin.

Ia mengatakan bedasarkan hasil pemantauan di pasar-pasar tradisional di Kota Palu, stok pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, daging, bawang merah, bawang putih, cabai cukup tersedia dalam jumlah memadai karena suplai dari sentra produksi maupun distributor berjalan lancar.

Termasuk beberapa komoditas pangan yang didatangkan para distributor dari luar wilayah Sulteng seperti gula pasir dari Gorontalo, Makassar dan Surabaya selama ini pengangkutannya dari pabrik ke Palu berjalan lancar.

Khusus buah tomat yang mengalami kenaikan, Tamin mengatakan penyebabnya karena produksi petani menurun akibat dampak tingginya curah hujan di sentra-sentra produksi.

Selain itu, juga adanya antarpulau yang dilakukan para pedagang ke Kaltim.

Selain tomat, ada sejumlah komoditas hortikultura lainnya seperti cabai, wortel, kubis, sawi, terong, kacang panjang, bunga kol, daun bawang dan buah mangga, pisang, jeruk produksi petani dijual ke Kaltim.

Meski produksi buah tomat menurun, namun stok yang ada masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Palu, sekalipun harganya naik.

Harga tomat di pasaran saat ini mencapai Rp16.000/kg. Dalam kondisi normal harga tomat dijual pedagang di pasar-pasar tradisional di Palu sekitar Rp5.000/kg.

Harga beras di pasar terendak Rp8.000/kg dan tertinggi Rp11.000/kg. Daging sapi beku Rp80.000/kg, daging sapi segar Rp110.000/kg, telur ayam Rp1.000/butir, minyak goreng Rp11.000/liter dan gula pasir Rp12.500/kg. (skd) 
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar