Warga Rusia minati produk kelor dari Parigi Moutong

id Parimo

Warga Rusia memadati stand pameran Indonesia pada Festival Indonesia di Kedubes Indonesia di Rusia, Sabtu (5/8) (Antarasulteng.com/Humas Parimo)

Kadin Indonesia telah menyatakan siap mempromosikan produk olahan makanan dari kelor pada iven-iven bisnis di berbagai negara.
Palu (Antarasulteng.com) - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, memamerkan berbagai produk makanan olahan yang berbahan baku daun kelor pada Festival Indonesia yang digelar Kedutaan Besar Indonesia di Hermitage Moskow, Rusia, 4-6 Agustus 2017.

"Warga Rusia sangat meminati produk-produk kelor. Stand pameran Kabupaten Parigi Moutong dibanjiri pengunjung, kebanyakan dari mereka adalah warga Rusia dan wisatawan lainnya," kata Kabag Humas Pemkab Parimo Syamsu Nadjamuddin melalui surat elektronik dari Rusia, Minggu.

Ia menjelaskan bahwa Festival Indonesia itu diikuti 17 pemerintah daerah, salah satunya adalah Kabupaten Parigi Moutong serta 30 pengusaha individual yang bergerak di bidang garmen, kerajinan, peralatan olahraga, dan perkopian.

Menurut Syamsu Nadjamuddin, KBRI Moskow menyediakan 41 stan untuk peserta pameran dari berbagai pemerintah provinsi di Indonesia serta 26 saung kayu untuk 26 perusahaan.

Khusus Kabupaten Parigi Moutong yang ikut dibantu Ditjen Diplomasi dan Warisan Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI itu, mengikuti beberapa kegiatan di antaranya pameran komoditas unggulan dari bahan baku kelor, potensi pariwisata, pergelaran seni dan budaya serta forum bisnis dan investasi.

Hari pertama di Moskow, delegasi Kabupaten Parigi Moutong yang dipimpinAsisten Perekonomian dan Pembangunan Agus S. Hadi itu mengikuti forum bisnis dan investasi di Hotel Intercontinental.

Peserta Indonesia yang ikut dalam forum bisnis itu di antaranya Gubernur DKI, Gubernur Jawa Timur, Gubernur Jawa Barat, serta delegari dari Provinsi Bengkulu dan Kalimantan Timur. Ada juga pengusaha nasional Rahmat Gobel, Ketua Kadin Indonesia dan sejumlah pelaku bisnis Russia.

Agenda utama dalam pertemuan itu adalah membahas kerja sama strategis antara Indonesia dan Rusia dalam bidang perdagangan, promosi pariwisata dan potensi unggulan Indonesia.

Pemkab Parigi Moutong mempromosikan produk kelor dalam bentuk teh kelor, pil kelor dan kuliner lainnya dari bahan kelor dan mendapat apresiasi dari pelaku bisnis dari Indonesia maupun dari Rusia dan beberapa negara lainnya.

Syamsu menambahkan, tantangan bagi Kabupaten Parigi Moutong ke depan adalah bagaimana pemkab bersama masyarakat menjadikan kelor sebagai potensi unggulan sehingga bisa masuk ke pasar internasional.

"Alhamdulillah dari hasil pertemuan di Moskow itu, Kadin Indonesia telah menyatakan kesediaannya untuk memasarkan produk kelor Parigi Moutong dalam berbagai iven bisnis dan pameran di berbagai negara," ujarnya.

Produk makanan olahan kelor ini juga sudah pernah dipamerkan Pemkab Parigi Moutong pada Festival Indonesia di Spanyol beberapa waktu lalu. (Jeprin/Humas Pemkab Parimo) 

Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar