
Polda Sulteng hadirkan Brimob Madago Respon cegah potensi gangguan

Palu (ANTARA) - Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) menghadirkan program Brimob Madago Respon dalam upaya mencegah potensi gangguan keamanan dan menjaga ketertiban masyarakat di wilayah Kota Palu.
"Warga diimbau untuk sigap melaporkan potensi kejahatan atau gangguan keamanan kepada aparat kepolisian, termasuk melalui nomor kontak Brimob Madago Respon di Sulawesi Tengah, yaitu 082188876110," kata Dansatbrimob Polda Sulteng Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre di Palu, Minggu.
Ia mengatakan Posko Madago Respon Satuan Brimob Polda Sulteng siap melayani selama 24 jam. Brimob Madago Respon, kata dia, adalah program unggulan Satuan Brimob Polda Sulteng yang menyediakan layanan patroli dan penanganan ancaman.
Layanan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari bantuan dan penanganan ancaman bom (Jibom), kimia, biologi, dan radioaktif (KBR), hingga operasi Search and Rescue (SAR).
Selain itu, lanjutnya, Brimob Madago Respon juga menyediakan layanan Klinik Patriatama dengan ambulans khusus untuk wilayah Kota Palu, serta Klinik Hipnoterapi.
"Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban, program ini turut menggelar patroli memelihara kamtibmas, patroli dialogis, serta patroli religi yang bertujuan memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat," ujarnya.
Ia menjelaskan Tim Patra Satbrimob Polda Sulteng menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Palu dengan mengintensifkan patroli dini hari serta patroli religi di sejumlah titik strategis, seperti pusat keramaian dan rumah ibadah.
Menurut dia, langkah ini sejalan dengan upaya kepolisian untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Untuk itu, ia juga mengharapkan adanya peran aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif di wilayah ini.
"Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik melalui patroli malam maupun patroli religi. Ini adalah bagian dari tugas kami sebagai pelindung dan pengayom masyarakat," ujarnya.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
