Dinkes Palu Maksimalkan Imunisasi 15.000 Siswa SD

id imunisasi

Ilustrasi--Imunisasi Campak Rubella di Sekolah Dasar. (antaranews)

Palu,  (antarasulteng.com) - Dinas Kesehatan Kota Palu, Sulawesi Tengah, memaksimalkan pemberian imunisasi kepada 15.000 siswa sekolah dasar di kota tersebut agar memiliki kekebalan tubuh dari penyakit tertentu.

Kepala Dinkes Palu Royke Abraham mengemukakan di Palu, Sabtu, imunisasi itu bertujuan agar siswa terhindar atau memiliki kekebalan tubuh dari penyakit campak rubella.

"Sasarannya kepada anak sekolah dasar. Saat ini program imunisasi pada bulan imunisasi yaitu bulan Agustus tengah berjalan," ungkap Royke Abraham.

Dinkes Kota Palu telah menurunkan semua tenaga bidan dan perawat di delapan puskesmas di kota berpenduduk sekitar 400.000 jiwa ini untuk memberikan imunisasi campak di 168 sekolah dasar.

Ia menguraikan untuk siswa kelas I diberikan imunisasi campak, siswa kelas II diberikan imunisasi difteri tetanus dan kelas V imunisasi tetanus difteri.

"Dinkes menyediakan banyak vaksin untuk menangkal penyakit campak pada anak usia 9 tahun sampai 15 tahun," ujarnya.

Pihaknya menargetkan pemberian imunisasi ini selesai paling lambat pada September mendatang.

Ia menguraikan Dinkes Palu juga memberikan imunisasi atau pemberian vaksin kekebalan tubuh untuk terhindar dari penyakit kepada anak usia 8-9 bulan.

Dia mengaku bahwa pemberian vaksin kekebalan tubuh anak merupakan pemerintah yang diselenggarakan setiap tahun untuk kesehatan anak.

"Program ini tidak hanya bagi siswa sekolah dasar negeri. Tetapi termasuk dengan sekolah swasta seperti ibtidaiyah yang ada di Kota Palu, semuanya di jangkau oleh kami," terangnya. (skd) 
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar