IAIN Palu Target Wisuda 400 Mahasiswa

id IAIN

Rektor IAIN Palu Prof Dr H Zainal Abidin MAg mewisudai salah seorang mahasiswa pascasarjana pada tahun 2016 di Auditorium IAIN Palu. (Amat Radinov/ Antarasulteng.com)

Palu,  (Antarasulteng.com) - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, berencana mewisuda 400 sarjana dari semua jurusan di tiga fakultas pada September 2017.

"Iya, target kami paling rendah atau paling sedikit tahun ini dapat mewisuda 400 sarjana dari semua jurusan yang ada di tiga fakultas," ungkap Wakil Rektor Bidang Akademik IAIN Palu Dr Azma M Mardjun, di IAIN Palu, Senin.

Kata Azma M Mardjun jumlah tersebut telah termasuk dengan lulusan pascasarjana IAIN Palu jurusan ilmu pendidikan dan hukum keluarga yang akan di wisuda tahun ini.

Saat ini, sebut dia, mahasiswa semester akhir strata satu tengah melalui atau menghadapi proses penyelesaian, meliputi penyusunan proposal dan skripsi serta tesis.

Begitu pula, kata dia, dengan mahasiswa pada pascasarjana dua jurusan tersebut yang tengah proses penyelesaian proposal tesis dan tesis.

"Kami berharap agar semua batas akhir waktu pelaksanaan ujian, semua mahasiswa yang telah memenuhi syaratv penyelesaian dapat menyelesaikan seluruh proses akademik itu," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan menghadirkan pejabat Kementerian Agama dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasinal pada wisuda tersebut.

Panitia, urai dia, juga berupaya menghadirkan Gubernur Sulteng Longki Djanggola, Wali Kota Palu Hidayat, Bupati Sigi Mohammad Irwan Lapatta serta Ketua DPRD Sulteng Aminuddin Ponulele dan beberapa pejabat atau forum pimpinan daerah lainnya.

Sementara itu Rektor IAIN Palu Prof Dr H Zainal Abidin MAg menghimbau agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi perkuliahan strata satu dan strata dua tepat waktu.

"Saya sangat berharap mahasiswa pada strata satu dan dua dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Mahasiswa setelah menjadi sarjana dan magister dapat mengabdi di berbagai instansi milik pemerintah atau swasta," terangnya.
Pewarta :
Editor: Anas Masa
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar