Warga Minta Pemerintah Tata Alur Sungai Pombewe

id nasdem

Kondisi jembatan yang menghubungkan Desa Pombewe Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi. Bagian pondasi jembatan terus mengalami pengikisan sungai. (Ist)

Sigi,  (Antarasulteng.com) - Warga Desa Pombewe, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, meminta pemerintah setempat untuk menata alur Sungai Pombewe yang kian hari makin memburuk dan mengancam warga.

"Sekarang ini musim hujan. Sungai kerab banjir bahkan abrasi sungai terus melebar sehingga warga merasa sangat terancam jiwanya," kata Kepala Desa Pombewe Asfar, Senin, setelah menemani Anggota DPRD Sulteng Masykur meninjau sungai tersebut pekan lalu.

Asfar mengatakan sungai air juga menghantam pondasi jembatan sehingga pondasi jembatan tersebut kini nyaris rusak.

"Jembatan yang memmbentang di atas sungai itu saat ini rawan ambruk karena pondasi bawah terus tergerus air sungai," kata Asfar.

Ia mengaku telah melaporkan kondisi ini ke Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Sulteng dan Balai Wilayah Sungai Sulteng (BWSS) namun hingga saat ini belum ada respon dari dinas terkait.

Oleh karena itu, pihaknya berharap melalui Anggota DPRD bisa meneruskan masalah ini.

Terkait hal itu Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulteng Muhammad Masykur mengaku bahwa berdasarkan pantauan lapangan kondisi jembatan dan sungai tersebut sangat memprihatinkan.

Ia menyebut dinding penahan abrasi telah runtuh diterjang abrasi sungai bahkan jembatan yang menghubungkan desa tersebut terancam putus.

"Pihak instansi terkait harus turun meninjau lapangan. Peninjauan ini agar ada langkah-langkah teknis dilakukan untuk mengantisipasi dampak yang kemungkinan besar bakal terjadi," sebut Masykur.

Ketua Fraksi Nasdem di DPPRD Sulteng ini mengaku akan meneruskan aspirasi masyarakat desa tersebut ke Pemprov Sulteng.

Ia juga mendesak instansi terkait untuk segera melakukan langkah-langkah penanganan bencana yang terjadi di desa itu.
Pewarta :
Editor: Anas Masa
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar