AP I Siap Kelola Dua Bandara Sulteng

Pewarta : id bumn

Direktur Utama Angkasa Pura I, Danang S Baskoro menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan veteran Provinsi Maluku di Palu. (www.antarasulteng.com/Istimewa)

Palu, (antarasulteng.com) - PT Angkasa Pura I (Persero) siap mengelola Bandara Mutiara Sis Aljufri di Kota Palu dan Bandara Syukuran Aminuddin di Luwuk, Sulawesi Tengah.

Direktur Utama Angkasa Pura I Danang S Baskoro yang dihubungi dari Palu, Senin menjelaskan bandara-bandara lain yang pengelolaannya diusulkan kepada Angkasa Pura I yakni Bandara Komodo di Labuan Bajo dan Bandara Sentani di Jayapura.

"Kami berharap semuanya bisa direalisasikan tahun 2017 ini," ujarnya.

Danang menjelaskan pihaknya telah melakukan komunikasi dan pertemuan dengan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola terkait kesiapan pihak Angkasa Pura I dalam pengelolaan kedua bandara tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, kata Danang, Gubernur Sulteng telah menyampaikan harapannya agar bandara tersebut dapat dikelola dengan fokus dan profesional karena Sulteng membutuhkan pintu gerbang terbukanya akses masuk baik orang dan barang yang lebih cepat.

"Dari tahun ke tahun, mobilitas ke duanya semakin meningkat, sehingga pengembangan bandara merupakan hal yang sangat penting," ujarnya.

Gubernur Sulteng berharap Angkasa Pura I dapat mengelola dan mengembangkan Bandara Mutiara Sis Aljufri menjadi salah satu Bandara embarkasi haji.

Menurut Danang, alasan penyerahan itu bukan tanpa sebab, karena pembangunan dan pengembangan bandara dengan mengharapkan pembiayaan dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) atau pun anggaran daerah (APBD) sangat terbatas.

"Salah satu alternatifnya bekerja sama dengan BUMN, salah satu BUMN yang mengelola Bandara adalah Angkasa Pura. Kalau nantinya diserahkan dari Menteri Keuangan atau Menteri Perhubungan kepada Angkasa Pura I, kami siap mengelolanya," kata Danang.


PT Angkasa Pura I (Persero) merupakan salah satu BUMN pengelola bandara di Indonesia telah mengelola sebanyak 13 Bandara yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.

Kemudian Bandara Frans Kaisiepo Biak, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Internasional Lombok Praya, Bandara Pattimura Ambon dan Bandara El Tari Kupang. (skd) 
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar