Pemkot - Kemendikbud Matangkan Persiapan Pekan Budaya Indonesia

id Festival, Pekan, Budaya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Ansyar Sutiadi (tengah).(Foto:dokfb)

"Ada penampilan musik tradisional hingga modern, teatrikal dan masih banyak penampilan-penampilan menarik lainnya. Lewat kegiatan ini juga kita akan menduniakan kebudayaan kita di kawasan timur Indonesia,"
Palu (antarasulteng.com) - Pemerintah Kota Palu terus mematangkan rencana pelaksanaan Pekan Budaya Indonesia (PBI) III yang dirangkai bersama Festival Pesona Palu Nomoni II (FPPN) pada 22-27 September 2017. 

Wali Kota Palu Hidayat didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Ansyar Sutiadi, Rabu bertemu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy guna membicarakan tindak lanjut kegiatan nasional itu.

"Kami berkoordinasi dengan Mendikbud sehingga betul-betul kegiatan ini matang dan memberikan kesan dan berdampak positif kepada khalayak luas," kata Ansyar yang dihubungi dari Palu, Rabu.

Menurut Ansyar, meski sebelumnya perwakilan Kemendibud sudah melakukan pertemuan bersama Pemkot Palu beberapa waktu lalu di Kota Palu, namun pemkot terus melakukan koordinasi untuk pemantapan kegiatan nasional tersebut.

Ansyar mengatakan penggabungan dua kegiatan berskala nasional yang dikemas menjadi satu itu sebagai bentuk upaya menarik minat wisatawan berkunjung ke Sulawesi Tengah.

Dia mengatakan Pemkot Palu telah mengagendakan pertemuan antara Wali Kota Palu dan Mendikbud membahas kelanjutan dan persiapan PBI dan FPPN sebagai upaya untuk kampanye budaya dan pembangunan manusia berbasis budaya.

"Alhamdulillah di sela-sela kesibukannya, bapak menteri memberi kita ruang untuk bertemu dalam rangka pelaksanaan PBI yang bertajuk dialog nasional revitalisasi budaya bangsa dalam rangka keutuhan NKRI," ujarnya.

Meski dialog revitalisasi budaya bangsa menjadi kegiatan inti, kata Ansyar, namun masih banyak ragam pertunjukan seni budaya lainnya yang akan dipertontonkan di kegiatan tersebut dengan berbagai penampilan menarik.

"Ada penampilan musik tradisional hingga modern, teatrikal dan masih banyak penampilan-penampilan menarik lainnya. Lewat kegiatan ini juga kita akan menduniakan kebudayaan kita di kawasan timur Indonesia," kata Ansyar.

Selain itu, kata dia, melalui PBI tersebut, Pemkot Palu akan mewisuda para siswa/siswi yang telah mengikuti pelajaran tambahan jam belajar agama pada siswa kelas V SD.

Program itu merupakan salah satu visi dan misi Wali Kota Hidayat dan wakilnya Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu.

Selain itu juga PBI dirangkai dengan penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan dijadwalkan Mendikbud akan menghadiri langsung berbagai agenda di PBI tersebut. ***
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar