Logo Header Antaranews Sulteng

Pemprov Sulteng perkuat kolaborasi upaya kembangkan sektor kakao

Jumat, 25 April 2025 17:48 WIB
Image Print
Gubernur Sulteng Anwar Hafid menerima kunjungan perwakilan Fakultas Pertanian UGM dan Fuji Oil Holding di Palu, Sulteng. (ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng)

Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) memperkuat kolaborasi dan kerja sama dalam upaya mengembangkan sektor kakao di daerah ini.

Gubernur Sulteng Anwar Hafid dalam keterangannya diterima di Palu, Jumat, mengatakan pentingnya langkah-langkah konkret untuk menghidupkan kembali kejayaan kakao di Sulawesi Tengah.

"Kalau ada investor yang ingin mengelola seribu hektare kebun kakao, siapkan kebun yang sudah ada. Dinas Perkebunan cukup fokus untuk mengurus hal itu. Kita bisa sampai ke hilir kalau lahan dan sistemnya jelas," katanya.

Ia mengatakan Pemprov Sulteng berkolaborasi dengan Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada dan Perusahaan Fuji Oil Holding asal Jepang dalam upaya pengembangan kakao.

Ia menyebut kolaborasi ini sebagai upaya untuk mendorong percepatan pengembangan sektor kakao melalui investasi dan kerja sama strategis.

Oleh karena itu, ia mendorong dinas terkait untuk melakukan pendataan menyeluruh atas potensi lahan kakao di Sulawesi Tengah.

Menurut dia, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menargetkan luas lahan dan mengetahui jumlah lahan perkebunan yang tersedia. Selanjutnya, kata dia, terkait teknis model kerja sama yang dilakukan dapat menyesuaikan.

"Pertama, kita dapat menargetkan luasan lahan. Inventarisasi dulu berapa banyak lahan yang tersedia. Kalau sudah sesuai, kita intensifikasi. Soal teknis model kerja samanya nanti bisa menyesuaikan, yang penting potensi luasannya kita petakan dulu," ujarnya.

Adapun kerja sama dengan Fakultas Pertanian UGM mencakup pelatihan berbasis industri kakao.

Di Yogyakarta, mereka telah menjalankan program khusus bagi pelajar asing, termasuk dari Jepang, untuk mempelajari proses pengolahan kakao dari hulu hingga hilir, dengan membuat coklat dari biji hingga menjadi produk artisan.

Ia mengharapkan kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menarik minat investor seperti Fuji Oil Holding, namun juga menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi rakyat berbasis kakao di Sulteng.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026