KONI Sulteng Tetapkan Tujuh Cabang Prioritas

id koni

Ketua KONI Sulteng Anwar Ponulele saat memberikan sambutan pada Rapat Kerja Anggota perdana pengurus KONI provinsi dengan kabupaten/kota serta semua pengprov cabang olaharga di daerah itu berlangsung di Hotel Santika Palu dari 8-9 September 2017. (Foto Antara/Anas Masa)

Palu,  (antarasulteng.com) - Pengurus KONI Sulawesi Tengah priode 2016-2021 telah menetapkan dalam program kerja lima tahun sebanyak tujuh dari 41 cabang olahraga prioritas utama di daerah itu.

"Tujuh cabang itu adalah dayung, pencak silat, karate, tinju, kempo, binaraga dan sepak takraw," kata Ketua Umum KONI Sulteng, Anwar Ponulele pada raker anggota KONI yang berlangsung dua hari dari 8-9 September di Hotel Santika Palu, Jumat malam.

Dihadapan peserta raker yang dibuka Sekda Provinsi Sulteng, Moh Hidayat Lamakarate mewakili Gubernur Longki Djanggola, Ketua KONI Anwar Ponulele mengatakan bahwa penetapan cabang prioritas tersebut berdasarkan atas ketersediaan sarana dan fasilitas pendukung olahraga dan juga pencapaian prestasi.

Selain menetapkan cabang prioritas, juga cabang prioritas kedua dan ketiga berdasarkan kriteria yang sama dengan cabang prioritas utama.

Untuk cabang prioritas kedua ada tujuh cabang antara lain panjat tebing, taekwondo, areomodeling, atletik, voli pasir, judo dan sepak takraw putra.

Berikutnya, cabang perioritas ketiga terdiri 10 cabang serta cabang potensial empat yakni renang, sepatu roda, panahan dan gateball.

Baik cabang prioritas utama, kedua, ketiga dan potensial masih akan dibahas bersama para peserta raker dalam sidang-sidang komisi yang akan berlangsung hari Sabtu (9/9) mulai pukul 08.00WITA.

Jika memang mendapat persetujuan dari semua peserta raker, maka selanjutnya akan ditetapkan menjadi program kerja KONI untuk masa bakti lima tahun dari 2016-2021.

Syamsuddin, salah seorang pengurus salah satu cabang olahraga di Kota Palu mengatakan KONI Sulteng harus menetapkan segera cabang-cabang prioritas mengingat PON XX 2020 di Papua semakin dekat.

"Saya mendukung penetapan cabang prioritas agar pembinaan dapat dilakukan dengan maksimal dan terfokus sehingga target untuk memperbaiki peringkat di PON dapat terpenuhi.

Lagi pula, kata Syamsuddin, tujuh cabang prioritas tersebut, semuanya memiliki catatan prestasi bagus selama beberapa kali pelaksanaan PON.

Pada PON XIX 2016, tujuh cabang olahraga itu berhasil meraih medali perak dan perunggu.

Ia berharap raker ini dapat menghasilkan beberapa rekomendasi penting untuk disampaikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemporv Sulteng).

Peserta raket terdiri atas Pengurus KONI Sulteng, kabupaten dan kota serta para pengurus setiap pengprov cabang olahraga tersebar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sulteng. (skd) 
Pewarta :
Editor: Anas Masa
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar