Nasdem Kerja Keras Di Pilkada Parimo 2018

id nasdem

Humas DPW Nasdem Sulteng Mohammad Hamdin (Ist)

Parigi Moutong,  (antarasulteng.com) - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Sulawesi Tengah mengaku harus bekerja keras agar kandidat yang diusung bisa memenangi pemilihan kepala daerah Kabupaten Parigi Moutong pada 2018 mendatang.

"Iya, kami harus bekerja keras pada Pilkada Parigi Moutong, itu sebagai salah satu konsekuensi," ungkap Wakil Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah Bidang Media dan Komunikasi Publik Mohamad Hamdin di Palu, Senin.

Kata Hamdin, Nasdem belum mendapatkan figur tokoh yang layak untuk di usung baik dari internal maupun ekstral partai pada Pilkada Parimo 2018 mendatang.

Dia menyebut bahwa saat ini Nasdem masih terus melakukan tahapan-tahapan dalam proses menjaring figur untuk didukung dalam pilkada kabupaten tersebut.

Ia menguraikan terdapat 19 bakal calon bupati dan wakil bupati telah mendaftar di Partai Nasdem untuk mendapat dukungan partai politik besutan Surya Paloh tersebut.

"Ada 19 bakal calon yang mendaftar. Saat ini proses sementara berjalan, bakal calon sedang diseleksi," ujarnya.

Dirinya mengaku bahwa Nasdem juga memiliki figur atau tokoh internal yang juga layak menjadi bakal calon pada pilkada kabupaten itu.

Dia juga menyebut bahwa Nasdem terus membangun komunikasi dengan partai-partai politik lainnya sebagai bentuk dukungan yang nantinya diharapkan dapat berkoalisi.

"Iya, komunikasi dengan partai-partai politik lainnya tersebut terjalin dengan baik menjelang pelaksanaan pilkada Parigi Moutong," katanya.

KPU Parigi Moutong akan membuka pendaftaran pasangan calon pada 1 Januari 2018 dan berakhir 7 Januari 2018 mendatang. Kemudian pendaftaran pasangan calon dimulai pada tanggal 8 Januari-10 Januari 2018.

Sementara pemungutan suara pemilihan kepala daerah kabupaten tersebut tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

Pilkada serentak di Sulawesi Tengah akan digelar juga di Kabupaten Donggala dan Morowali. (skd)

Hasil gambar untuk antarasulteng ttg parigi


Pewarta :
Editor: Anas Masa
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar