Gubernur : Sektor Perhubungan Menentukan Kelancaran Arus Kendaraan

id rakor, dishub

Gubernur buka rakor Perhubungan se-Sulteng berlangsung di Palu 18-19 Oktober 2017. Asisten III, Mulyono membacakan sanbutan tertulis Gubernur Longki Djanggola pada pembukaan rakor tersebut. (Foto Antara/Anas Masa).

Transportasi mempunyan peranan strategis untuk meningkatkann pertumbuhan ekonomi dan hubungan antarwilayah di Provinsi Sulteng,kata Gubernur Sulteng, Longki Djanggola.
Palu, (antarasulteng.com) - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengatakan sektor perhubungan salah satu faktor menentukan bagi kelancaraan transportasi dan penyedia moda transportasi yang layak mengangkut barang dan jasa di daerah itu.

Karena itu, sektor ini mendapat perhatian besar pemerintah pusat dan daerah.

"Saya menyambut sekaligus memberikan apresiasi atas pelaksanaan rapat koordinasi perhubungan se-Sulawesi Tengah berlangsung di Palu selama dua hari dari 18-19 Oktober 2017," kata Gubernur dalam sambutan tertulis dibacakan Asisten III Setda Provisi Sulteng, Mulyono di Palu, Rabu.

Gubernur Longki mengatakan selaku insan berhubungan di daerah penyediaan fasilitas keselamatan transportasi menjadi prioritas yang harus mendapat penanganan dan perhatian serius.

Karena transportasi mempunyan peranan strategis untuk meningkatkann pertumbuhan ekonomi dan hubungan antarwilayah di Provinsi Sulteng.

Makanya, penyelenggaraan sistem transportasi harus dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien dalam arti selamat, aksesibilitas tinggi terpadu dengan kapasitas terpenuhi memadai.

Berikut lancar, cepat, tepat waktu rendah polusi dan tarif yang terjangkau.

Salah satu menjadi perhatian pemerintah adalah mengintegrasikan berbagai moda transportasi dalam suatu sistem pelayanan yaitu transportasi antarmpoda/ multi moda.

Transportasi antarmoda/multimoda harus dilakukan dengan perencanaan pemanduan jaringan prasarana dan pelayanan berbagai moda.

Sejalan dengan hal itu, kata Gubernur Longki, salah satu yang perlu dipedomankan dalam rangka mengsinergikan dan mengsinkornisasikan terhadap program di daerah melalui rakor perhubungan dengan melibatkan semua insan terkait di sektor dimaksud.

Karena itu, rakor teknis perhubungan selain merupakan wujud perhatian pemprov dan tanggungjawab bersama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di daerah ini.

Kepala Dinas Perhubungan Sulteng, Abdul Haris Renggah mengatakan peserta rakor sebanyak 150 orang berasal dari para kepala dinas, kepala UPT, kepala bandara, mitra kerja dan juga sejumlah pihak terkait di sertor perhubungan tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulteng.

Kegiatan itu akan berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan beberapa nasasumber antara lain, Dirjen Bangda Pusat dan Sekjen Perhubungan Kementerian Perhubungan, Jasa Rahaharja Sulteng dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulteng.

Tujuan dari rakor ini adalah guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di sektor perhubungan laut, udara dan darat yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan penghasilan sumber pendapatan daerah (PAD) dan perolehan devisa negara.

Haris menambahkan ada mandat dari Kementerian Perhubungan kepada Gubernur Sulteng selaku wakil pemerintah pusat di daerah untuk melakukan koordinasi.

Tentu kita berharap melalui kegiatan ini dapat melahirkan ouput yang dapat menjadi kesepakatan bersama dalam rangka mendukung program-program pemerintah yang sudah dan sedang berjalan maupun program ke depan.

Ia menambahkan selain narasumber dari pusat, juga Bappeda Provinsi Sulteng dengan materi kebijakan bidang perhubungan di daerah ini, Kepala Kejaksaan Tinggi dan Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) Sulteng.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Kejaksaan Tinggi, Ketua DPRD Provinsi Sulteng, Prof Drs Aminudin Ponulele MSi dan sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulteng dan Kepala Biro Humas Pemprov. (BK03)
Pewarta :
Editor: Anas Masa
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar