
Satgas Madago Raya gandeng ponpes tangkal paham radikalisme di Parigi Moutong

Parigi Moutong, Sulawesi Tenga (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menggandeng pondok pesantren dalam upaya menangkal paham radikalisme dan intoleransi di Kabupaten Parigi Moutong.
“Pondok pesantren adalah pilar penting dalam mencetak generasi bangsa yang kuat secara iman, akhlak, dan cinta tanah air. Kami hadir untuk menguatkan silaturahim,” kata Kepala Operasi Madago Raya Polda Sulteng Kombes Pol. Heni Agus Sunandar di Parimo, Minggu.
Kepala Operasi Madago Raya bersama tim Dai Kamtibmas Polri Satgas Operasi Madago Raya melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Abnaul Khairaat di Kecamatan Parigi.
Ia menuturkan Satgas Madago Raya melakukan kunjungan silaturahmi ke pondok pesantren guna memperkuat jiwa nasionalisme sekaligus mengajak kalangan pesantren menolak paham radikalisme dan intoleransi.
Ia menekankan pentingnya pesantren sebagai benteng nilai keagamaan dan kebangsaan serta mengajak santri menumbuhkan semangat persatuan.
Menurut dia, peran pondok pesantren dalam memberikan pendidikan berbasis Al-Quran dan sunnah sangat strategis untuk membentengi para santri dari bahaya paham radikal dan intoleransi.
"Pesantren adalah garda terdepan dalam menanamkan nilai keagamaan sekaligus kebangsaan. Karena itu, kita harus bersama-sama mencegah paham yang dapat memecah belah," ujarnya.
Ia mengharapkan pengajaran yang diberikan dapat melahirkan generasi yang berakhlakul karimah sekaligus menjunjung tinggi Pancasila.
Dalam kunjungan itu, rombongan juga menyerahkan sarana kontak berupa sajadah untuk mendukung kebutuhan ibadah para santri.
Ia menyebut bantuan tersebut menjadi simbol dukungan sekaligus penguatan silaturahmi antara kepolisian dan lembaga pendidikan agama.
Kombes Heni juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat demi terciptanya situasi kondusif. Ia menegaskan sinergi semua pihak, termasuk pesantren, sangat dibutuhkan untuk mewujudkan keutuhan bangsa.
"Satgas Madago Raya bukan hanya operasi keamanan, tapi juga operasi kemanusiaan dan kebangsaan. Kami ingin memastikan nilai-nilai Islam rahmatan lil’alamin terus menjadi pegangan para santri,” ujarnya.
Pimpinan Ponpes Putri Abnaul Khairaat Parigi Ustazah Lidya Feriyal menyampaikan terima kasih atas kunjungan sekaligus dukungan moril dan materiil dari Satgas Madago Raya Polda Sulteng.
“Bantuan sajadah ini sangat bermanfaat bagi para santri. Kami juga siap mendukung upaya Satgas Madago Raya dalam mencegah berkembangnya paham radikal di lingkungan pondok. Semoga kerja sama ini bisa terus berlanjut,” katanya.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
