Tolitoli, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Satuan Brimob (Satbrimob) Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) membantu warga yang terdampak banjir di Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, yang terjadi pada Minggu (26/10).
“Aksi ini merupakan bagian dari Bakti Brimob untuk Indonesia dan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana,” kata Komandan Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulteng AKP Suharyono di Tolitoli, Senin.
Dalam kegiatan tersebut, lanjutnya, personel Brimob Kompi 4 Batalyon A Pelopor bergotong royong bersama warga membersihkan lumpur, sampah, dan material yang menumpuk akibat banjir.
Selain itu personel juga membantu membersihkan fasilitas umum dan pemukiman warga, agar dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman.
“Kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat diharapkan dapat meringankan beban warga, sekaligus mempercepat proses pemulihan pasca-bencana,” ujarnya.
Selain aksi bersih, kata dia, personel Brimob sebelumnya juga dikerahkan untuk membantu proses evakuasi warga di lokasi banjir.
Ia mengatakan tim mengevakuasi sejumlah warga yang terjebak di rumah mereka, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil.
Suharyono menuturkan personel segera bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat untuk memastikan keselamatan warga, sekaligus membantu pemerintah daerah dalam penanganan tanggap darurat.
Komandan Satbrimob (Dansatbrimob) Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan dan dedikasi personel di lapangan.
Ia mengatakan kehadiran Brimob bukan hanya sebagai pelindung keamanan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat dalam situasi darurat.
“Kehadiran Brimob di tengah bencana bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai garda kemanusiaan. Kami bergerak cepat untuk memastikan keselamatan masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Ia menegaskan gerak cepat personel Brimob merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi darurat seperti bencana alam.
Sebelumnya banjir menerjang Kabupaten Tolitoli akibat curah hujan deras pada Minggu (26/10) sehingga Sungai Lembe meluap dan mengakibatkan tiga kelurahan yakni Tuweley, Baru, dan Panasakan Kecamatan Baolan, serta Desa Bajugan Kecamatan Galang, terendam banjir dengan ketinggian mencapai atap rumah warga.
