Palu (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah melaksanakan aksi sosial dengan merehabilitasi fasilitas pendukung dua rumah ibadah dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Ke-1 di daerah setempat.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng Bagus Kurniawan di Palu, Minggu, menegaskan kegiatan ini bagian dari program sosial “Pengabdian untuk Negeri” yang dirancang sebagai aksi nyata pemasyarakatan dalam mendukung kebutuhan masyarakat.
“Pengabdian bukan hanya slogan. Kami ingin memastikan keberadaan pemasyarakatan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui perbaikan fasilitas rumah ibadah yang digunakan setiap hari,” katanya.
Kegiatan rehabilitasi ini dilaksanakan di Masjid Al-Musyawir Kelurahan Birobuli Selatan, Kota Palu dan Gereja GPID Syalom, Kabupaten Sigi.
Di Masjid Al-Musyawir, rehabilitasi dilakukan melalui pembangunan fasilitas wudu baru pada area sekitar 10 meter persegi. Pekerjaan meliputi pengecoran lantai, pemasangan keramik, instalasi pipa, hingga pemasangan enam keran wudu.
Bagus menyebut pemilihan masjid tersebut didasarkan pada kebutuhan jamaah karena fasilitas sebelumnya kurang memadai.
“Kami melihat fasilitas sebelumnya belum memadai. Perbaikan ini diharapkan membuat jamaah lebih nyaman beribadah,” katanya.
Perbaikan di Gereja GPID Syalom Desa Maku, Kabupaten Sigi difokuskan pada atap toilet dan area teras depan seluas 15 meter persegi yang mengalami kerusakan.
Kanwil Ditjenpas Sulteng akan terus melaksanakan program sosial berbasis kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya mengurus warga binaan. Kami juga bagian dari masyarakat dan punya tanggung jawab sosial. Semoga langkah kecil ini menghasilkan manfaat besar bagi banyak orang,” katanya.
Kanwil Ditjenpas Sulteng juga menyalurkan bantuan sosial berupa ratusan paket sembako kepada masyarakat membutuhkan.
Ia mengharapkan program "Pengabdian untuk Negeri" mampu memperkuat kedekatan pemasyarakatan dengan masyarakat serta menjadi wujud konkret spirit baru Kemenimipas dalam menghadirkan pelayanan publik yang berdampak luas.
