Puskepi apresiasi kesigapan Pertamina dan PLN tangani gangguan distribusi energi pascabencana di Sumatera

id Puskepi,Bencana banjir,PLN,Pertamina,BUMN

Puskepi apresiasi kesigapan Pertamina dan PLN tangani gangguan distribusi energi pascabencana di Sumatera

Direktur PUSKEPI Sofyano Zakaria (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Palu (ANTARA) - Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat dan tanggap yang dilakukan BUMN Pertamina dan BUMN PLN dalam menangani gangguan distribusi energi di wilayah yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Direktur Puskepi Sofyano Zakaria mengatakan kehadiran dua BUMN strategis tersebut di lapangan telah memberikan dampak signifikan, terutama dalam memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM), elpiji, serta listrik tetap tersedia bagi masyarakat.

"Jadi sejumlah daerah yang mengalami kerusakan infrastruktur, Pertamina bergerak cepat menambah armada distribusi, mengaktifkan titik layanan darurat, serta menjamin ketersediaan energi untuk kebutuhan vital di wilayah bencana dan wilayah sekitarnya yang juga terkena dampak dari bencana alam," kata Sofyano melalui keterangan tertulis diterima di Palu, Rabu.

Ia mengemukakan saat ini PLN terus bekerja ekstra untuk mempercepat perbaikan jaringan, mengevakuasi instalasi yang terdampak, serta menyediakan genset di area kritis.

"Tentunya upaya restorasi dilakukan bersamaan dengan penyaluran bantuan kemanusiaan, termasuk logistik, peralatan penunjang, dan dukungan teknis untuk masyarakat yang terdampak," ucapnya.

Sofyano menilai respons cepat Pertamina dan PLN menunjukkan komitmen kuat BUMN energi dalam menjalankan fungsi pelayanan publik, terutama pada saat situasi darurat.

"Kesigapan dan ketanggapan dalam membantu pemulihan distribusi energi merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi," sebutnya.

Selain memulihkan layanan energi, bantuan kemanusiaan yang diberikan Pertamina dan PLN dinilai membantu meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal serta terdampak secara ekonomi dan sosial.

"Kami berharap koordinasi lintas lembaga terus diperkuat agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan merata di seluruh wilayah terdampak," kata dia.

Puskepi mendorong pemerintah daerah dan pusat untuk terus mengawal kebutuhan energi masyarakat selama masa tanggap darurat hingga proses rehabilitasi berjalan penuh.

Energi, menurut dia, merupakan aspek vital yang mempengaruhi pemulihan aktivitas ekonomi, layanan publik, hingga kehidupan sehari-hari masyarakat.

"Dengan adanya dukungan cepat dari Pertamina dan PLN, Puskepi optimistis bahwa wilayah yang terdampak bencana di Sumatera dapat segera kembali pulih dan bangkit," ujarnya.

Ia menjelaskan respons cepat Pertamina dan PLN bukan semata urusan teknis melainkan wujud nyata komitmen BUMN energi terhadap pelayanan publik dan tanggung jawab kemanusiaan.

Kesigapan dalam memastikan ketersediaan energi selama masa tanggap darurat sangat penting untuk mendukung kegiatan darurat seperti dapur umum, layanan kesehatan, posko pengungsian, hingga distribusi bantuan.

"Pemulihan ini lebih dari sekadar mengalirkan listrik atau BBM kembali sebab ini menyangkut kehidupan, keamanan, dan harapan masyarakat di saat kritis," ucap Sofyano.

Sofyano Zakaria berharap agar koordinasi antar lembaga baik pemerintah pusat, daerah, BUMN, relawan terus diperkuat, agar proses pemulihan dan rehabilitasi dapat berjalan lebih cepat, menyeluruh, dan merata di seluruh wilayah terdampak.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.