Donggala (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) berhasil menghimpun Rp300 juta donasi aparatur sipil negara (ASN) dalam rangkaian perayaan malam tahun baru 2026 untuk diserahkan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatra.
Bupati Donggala Vera Elena Laruni mengatakan pentingnya solidaritas antarsesama khususnya bagi masyarakat yang sedang tertimpa bencana seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Tentunya solidaritas antarsesama manusia sangat penting untuk saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, apalagi saat Sulawesi Tengah khususnya Pasigala dilanda bencana gempa bumi dan likuifaksi 2018 silam warga Aceh dan Sumatera banyak memberikan bantuan kepada kita," kata Vera saat ditemui awak media di Banawa, Kamis.
Ia mengemukakan agar seluruh PNS dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala untuk berpartisipasi aktif dalam penggalangan donasi bertemakan Charity for Aceh dan Sumatera.
"Jadi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana banjir di Aceh, Sumut dan Sumbar. Saya menginstruksikan ASN di Donggala untuk ikut mendonasikan uang sebesar Rp20.000 per orang bagi saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera," ucapnya.
Menurut dia, ajakan untuk berdonasi itu juga berlaku untuk masyarakat umum sehingga bisa ikut memberikan kontribusi dan meringankan beban korban bencana tersebut.
"Alhamdulillah kegiatan penggalangan dana untuk korban banjir ini juga dirangkaikan dengan doa bersama lintas agama yang diikuti unsur Forkopimda sebagai simbol solidaritas spiritual bagi seluruh korban bencana di Aceh dan Sumatera," sebutnya.
Diketahui jumlah donasi yang terkumpul pada perayaan malam tahun baru itu mencapai Rp300 juta.
Penggalangan donasi pun dilakukan secara digital menggunakan QRIS maupun metode konvensional.
"Melalui festival ini, pemerintah daerah menunjukkan perayaan akhir tahun tidak hanya tentang hiburan, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan empati, solidaritas, dan kepedulian kemanusiaan," kata dia.
