LPKA Palu perkuat pengawasan cegah peredaran narkoba-barang terlarang

id Lpka palu ,Cegah peredaran narkoba ,Sulawesi Tengah ,Pengawasan lapas

LPKA Palu perkuat pengawasan cegah peredaran narkoba-barang terlarang

Arsip foto - Petugas LPKA Palu melakukan penggeledahan terhadap anak binaan di Palu, Rabu (6/11/2024). ANTARA/HO-Humas LPKA Palu

Palu (ANTARA) - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu, Sulawesi Tengah, memperkuat pengawasan guna mencegah peredaran narkoba dan barang terlarang di lingkungan lapas melalui penggeledahan blok hunian dan tes urine terhadap anak binaan serta pegawai.

Kepala LPKA Kelas II Palu Welli dalam keterangannya di Palu, Jumat, mengatakan kegiatan ini merupakan implementasi salah satu dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pemberantasan peredaran narkoba di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.

“Alhamdulillah, situasi terpantau aman dan kondusif. Hasil negatif pada tes urine dan nihilnya barang terlarang di blok hunian menunjukkan komitmen kami dalam menjaga integritas lembaga,” katanya.

Ia menegaskan pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap peredaran narkoba maupun barang ilegal lainnya.

Kegiatan penggeledahan dan tes urine mendadak tersebut dilaksanakan dipimpin Kepala Seksi Pengawasan dan Penegakan Disiplin (Wasgakin) LPKA Palu Jemmy.

Sebelum pelaksanaan, seluruh personel diberikan arahan tegas mengenai pembagian tugas dan teknis pemeriksaan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Kepala Washgakin LPKA Palu Jemmy menekankan bahwa penggeledahan dilakukan secara humanis dan sesuai SOP, dengan tujuan tidak hanya memeriksa, tetapi juga memberikan rasa aman bagi anak binaan.

Petugas menyisir setiap sudut kamar hunian, memeriksa barang pribadi, serta area di sekitar blok untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk.

“Hasilnya, petugas tidak menemukan adanya barang berbahaya maupun benda terlarang lainnya. Hal ini menunjukkan tingkat kepatuhan yang baik dari para anak binaan serta efektivitas pengawasan yang dilakukan petugas selama ini,” ujarnya.

Selain itu, LPKA Palu juga melaksanakan tes urine terhadap delapan orang peserta yang dipilih secara acak, terdiri dari empat anak binaan dan empat pegawai untuk memastikan transparansi dan efektivitas pengawasan, baik bagi penghuni maupun petugas, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip etika dan kehati-hatian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis di lapangan, seluruh peserta dinyatakan negatif dari zat narkotika.

Ia mengatakan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan lingkungan lembaga tetap aman, tertib, dan bebas dari pengaruh narkoba, serta menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat dan kondusif bagi anak-anak binaan.

Pewarta :
Editor : Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.