
LPKA dan Pemkot Palu kolaborasi perkuat pembinaan keterampilan anak binaan

Palu (ANTARA) - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu dan Pemerintah Kota Palu berkolaborasi dalam upaya penguatan program pembinaan keterampilan ramah anak bagi anak binaan sebagai wujud komitmen pemenuhan hak anak.
“Kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang anak binaan secara optimal,” kata Kepala LPKA Palu Welli dalam keterangannya di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu.
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Palu bersama tim lintas perangkat daerah, di antaranya dari Dinas Pertanian, PDAM, Dinas Pekerjaan Umum, serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Palu telah melakukan kunjungan ke LPKA Palu.
Rombongan meninjau sejumlah program pembinaan keterampilan yang telah berjalan di LPKA Palu, seperti hidroponik, ketahanan pangan, budidaya ikan nila, pendidikan nonformal, hingga fasilitas perpustakaan.
Oleh karena itu, Welli mengharapkan kolaborasi antara LPKA Palu dan DP3A Kota Palu semakin kuat sehingga program keterampilan ramah anak dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masa depan anak binaan.
“Melalui dukungan DP3A, kami berharap anak binaan memiliki bekal keterampilan yang dapat mereka gunakan untuk membangun masa depan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan,” ujarnya.
Kepala Dinas DP3A Kota Palu Royke Abraham mengatakan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen Wali Kota Palu dalam mendorong pemenuhan hak anak, khususnya bagi anak binaan di LPKA Palu.
Hal ini agar anak binaan tetap mendapatkan pembinaan yang berorientasi pada pengembangan keterampilan, kreativitas, serta kesiapan hidup di masa depan.
Ia menyampaikan bahwa setiap program pembinaan akan dirancang dengan pendekatan ramah anak dengan memperhatikan aspek perlindungan, pendidikan, serta penguatan karakter positif.
“Setiap kegiatan dirancang dengan memperhatikan aspek perlindungan, pendidikan, serta penguatan karakter. Kami ingin anak binaan memiliki kemampuan praktis yang dapat mereka manfaatkan setelah kembali ke masyarakat, sehingga mereka mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan produktif,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan program keterampilan sebagai bekal anak binaan untuk kembali berintegrasi ke tengah masyarakat.
Pemkot Palu, lanjut dia, berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan program-program pembinaan keterampilan di LPKA Palu, sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Palu dalam mewujudkan Kota Layak Anak.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
