
Lapas Perempuan Palu gandeng SKB dorong pendidikan kesetaraan WBP

Sigi (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu menggandeng Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Sigi guna mendorong program pelatihan berupa pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di daerah tersebut.
Kepala Lapas Perempuan Palu Yoesiana mengatakan program pelatihan berkelanjutan tersebut untuk memberikan kesempatan kepada warga binaan dalam memenuhi hak pendidikannya.
"Tentunya pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara termasuk WBP dengan harapan warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal bisa memperoleh kesempatan belajar yang layak sebagai bekal saat kembali ke masyarakat," kata Yoesiana saat dihubungi di Sigi, Kamis.
Ia menuturkan kerja sama dengan SKB dapat memberikan output nyata berupa peningkatan tingkat pendidikan warga binaan dan mendukung proses reintegrasi sosial.
"Target kami ke depan bagaimana warga binaan ini bisa menyelesaikan pendidikan sesuai jenjangnya dan memiliki kompetensi dasar yang dibutuhkan setelah merdeka sebab pendidikan menjadi salah satu kunci penting dalam menekan angka residivisme," ucapnya.
Sementara itu perwakilan SKB Sigi I Nyoman Mardika mengapresiasi kerja sama dan sinergi dengan Lapas Perempuan Palu tersebut.
Menurut dia, kesetaraan pendidikan menjadi sarana penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia tanpa terkecuali.
"Kami tentunya siap mendukung penuh pelaksanaan pendidikan mulai paket A, B, dan C di Lapas Perempuan Palu. Harapannya warga binaan tidak hanya mendapatkan ijazah kesetaraan, tetapi juga kepercayaan diri dan motivasi untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan," sebut Nyoman.
Ia menyebutkan sinergi program pelatihan kesetaraan pendidikan tersebut berjalan optimal, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi masa depan warga binaan.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
