Logo Header Antaranews Sulteng

Polresta Palu gencarkan sosialisasi keselamatan lalu lintas

Kamis, 12 Februari 2026 20:45 WIB
Image Print
Polresta Palu menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat guna meningkat kesadaran, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas selama Operasi Keselamatan Tinombala 2026. ANTARA/HO-Humas Polresta Palu

Palu (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palu, Sulawesi Tengah, menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat guna meningkat kesadaran, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas selama Operasi Keselamatan Tinombala 2026.

Kasatlantas Polresta Palu AKP Atmaji Sugeng Wibowo di Palu, Kamis, mengatakan Operasi Keselamatan Tinombala mengedepankan pendekatan edukatif kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.

“Kami fokus pada sosialisasi dan pembinaan agar masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama, bukan semata urusan penindakan,” katanya.

Operasi Keselamatan Tinombala berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Ia mengatakan hingga hari ke-10 operasi, Polresta Palu melaksanakan kegiatan sosialisasi sebanyak 1.731 kali, meningkat dibandingkan periode yang sama pada Operasi Keselamatan Tinombala 2025 yang tercatat sebanyak 1.424 kegiatan sosialisasi.

Selain sosialisasi, petugas juga memberikan 3.384 teguran kepada pengguna jalan pada 2026 dan tanpa penilangan. Pada periode yang sama tahun 2025 tercatat 3.669 teguran, juga tanpa penindakan tilang.

Sementara itu, lanjut dia, kegiatan pengaturan, penjagaan, dan patroli lalu lintas juga mengalami peningkatan dari 1.424 kegiatan pada 2025 menjadi 1.462 kegiatan pada 2026.

Meski aktivitas preventif meningkat, Polresta Palu mencatat 11 angka kecelakaan lalu lintas pada 2026, naik dibandingkan 2025 yang hanya satu kejadian, dengan rincian tidak ada korban meninggal dunia, empat orang luka berat, 11 luka ringan, serta kerugian material sebesar Rp10,7 juta.

AKP Atmaji mengatakan peningkatan angka kecelakaan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama.

“Lonjakan laka lantas ini menjadi perhatian serius. Ke depan, kami akan memperkuat edukasi, patroli, serta keterlibatan masyarakat agar angka kecelakaan dapat ditekan secara nyata,” katanya.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026