Logo Header Antaranews Sulteng

Bank Indonesia Sulteng siapkan Rp2,86 triliun untuk penukaran uang saat Ramadhan

Rabu, 18 Februari 2026 22:43 WIB
Image Print
Kepala KPwBI Sulawesi Tengah Irfan Sukarna (kiri), Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sulteng Rudy Dewanto (Tengah) dan tokoh agama perwakilan MUI Sulteng memukul gendang/alat perkusi tanda telah diluncurkan program Serambi berlangsung di Kota Palu, Rabu (18/2/2026). (ANTARA/HO-Kansar Palu)

Palu (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) menyiapkan Rp2,86 triliun untuk melayani penukaran uang rupiah selama momen Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026 di Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Layanan ini setiap tahun dilakukan pada bulan Ramadhan, untuk memenuhi kebutuhan uang kartal masyarakat," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sulawesi Tengah Irfan Sukarna pada peluncuran Program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) di Palu, Rabu.

Ia menjelaskan layanan penukaran uang melalui program Serambi sebagai upaya BI untuk memastikan ketersediaan uang rupiah yang cukup, pecahan sesuai, tepat waktu dan berkualitas layak edar seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Nominal uang kartal disediakan pada bulan Ramadhan 1447 H meningkat 39 persen dibandingkan Ramadhan 1446 H yang sebesar Rp2,24 triliun.

Peningkatan itu mempertimbangkan berbagai aspek sosial ekonomi yakni pembayaran tunjangan hari raya (THR) bagi ASN, TNI/Polri, sektor swasta, tradisi berbagi di kalangan warga Sulteng (hagala).

"Termasuk untuk kepentingan penyaluran bantuan sosial dan meningkatnya aktivitas ekonomi selama Ramadhan dan Idul Fitri, siring potensi penambahan masa libur oleh pemerintah," ujarnya.

Guna meningkatkan kualitas layanan pemenuhan kebutuhan uang rupiah kepada masyarakat, KPwBI Sulteng menempuh sejumlah langkah strategis yakni peningkatan layanan kas keliling sebanyak 11 kali di Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong dan layanan peduli mudik di Pelabuhan Kabupaten Donggala.

Kemudian penguatan sinergi dengan perbankan melalui mekanisme pembukaan layanan penukaran uang rupiah di 26 titik tersebar di Kota Palu, Poso, Bungku Kabupaten Morowali, Luwuk Kabupaten Banggai, hingga Pasangkayu wilayah perbatasan Sulteng dengan Sulawesi Barat.

"Kami melibatkan sekitar 22 bank dengan total 52 frekuensi layanan, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kami juga mengoptimalkan penggunaan aplikasi PINTAR (https://pitar.bi.go.id) untuk memastikan Penukaran uang Rupiah berjalan tertib, merata dan transparan," tutur Irfan.

Di kesempatan itu, ia mengajak masyarakat Sulteng memanfaatkan layanan tersebut. Layanan ini mulai dibuka pada 18 Februari hingga 13 Maret 2026.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026