
BPBD Parigi Moutong pastikan karhutla di Kasimbar sudah padam

Palu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Parigi Moutong (BPBD Parimo), Sulawesi Tengah memastikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Labuan Donggulu, Kecamatan Kasimbar telah padam.
"Kebakaran berhasil diatasi, ini semua berkat kerja sama tim di lapangan," kata Kepala BPBD Parigi Moutong Moh Rivai dihubungi dari Palu, Kamis.
Ia menjelaskan, hasil assesment atau kaji cepat tim reaksi cepat BPBD di lapangan, sekitar 2,5 hektare kebun warga terdampak, yakni kebun kelapa dan cengkeh.
Tim gabungan dari TNI/Polri, petugas pemadam kebakaran, personel BPBD, aparat desa dan masyarakat setempat baru bisa memadamkan api, empat jam setelah terjadinya karhutla.
Dugaan sementara kebakaran berasal dari kebun yang berada di sisi jalur Trans Sulawesi, kondisi lahan kering saat musim kemarau menjadikan sangat rentan terbakar.
"Pemerintah dan kepolisian terus melakukan pendalaman pemicu kebakaran," ujarnya.
Dilaporkan peristiwa itu terjadi pada Rabu (25/2) malam sekitar Pukul 20.00 Wita, dari informasi diterima Pusdalops tidak ada korban jiwa maupun kerusakan pemukiman.
Pada operasi pemadaman api Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengerahkan dua unit kendaraan damkar, dibantu dengan alat manual berupa tanki semprot.
"Kami mengimbau masyarakat jangan melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem. Karhutla yang terjadi pada awal Februari menjadi pelajaran bagi kita semua," tutur Rivai.
Peristiwa itu menjadi peringatan serius bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Kasimbar, bahwa satu kelalaian kecil di musim kemarau dapat memicu bencana besar.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
