
Bank Indonesia proyeksikan kebutuhan uang di Sulteng pada Ramadhan Rp1,76 triliun

Palu (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan kebutuhan uang tunai Rupiah di Sulawesi Tengah (Sulteng) selama momen Ramadhan hingga Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 mencapai sekitar Rp1,76 triliun.
"Kebutuhan uang tunai itu diperkirakan meningkat 16 persen dibandingkan Ramadhan tahun sebelumnya," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tengah Irfan Sukarna di Palu, Jumat.
Ia menjelaskan peningkatan kebutuhan uang kartal dipengaruhi beberapa faktor yakni pembayaran tunjangan hari raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, maupun sektor swasta.
Kemudian tradisi berbagi di bulan Ramadhan, termasuk penyaluran bantuan sosial (bansos) sebagai upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat rentan.
"Selain itu meningkatnya aktivitas ekonomi akibat faktor musiman, terutama mobilitas masyarakat yang tinggi dan potensi penambahan masa libur oleh pemerintah bagian dari meningkatnya kebutuhan uang tunai," ujarnya.
Ia mengemukakan guna memenuhi kebutuhan uang Rupiah di tengah masyarakat selama Ramadhan, maka KPwBI menyediakan layanan penukaran uang semua pecahan dengan nilai Rp2,86 triliun.
Ketersediaan tersebut terdiri dari uang pecahan besar (UPB) nominal Rp100 ribu hingga Rp50 ribu sebanyak Rp2,58 triliun dan uang pecahan kecil (UPK) Rp20 ribu ke bawah sebanyak Rp277,6 miliar.
"Layanan penukaran uang Rupiah dilakukan di 26 titik tersebar di Kota Palu, Kabupaten Tolitoli, Poso, Morowali, Banggai Sulawesi Tengah hingga Pasangkayu," tutur Irfan.
Dalam program itu KPwBI melibatkan sekitar 22 perbankan dengan total 52 frekuensi layanan, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kemudian optimalisasi penggunaan aplikasi PINTAR (https://pitar.bi.go.id) untuk memastikan penukaran uang Rupiah berjalan tertib, merata dan transparan.
"Kami memperkirakan layanan penukaran uang Rupiah dapat menjangkau 2.700 penukar. Kemudian pendaftaran penukaran uang melalui aplikasi PINTAR untuk periode 2-13 Maret 2026 dapat dilakukan mulai 27 Februari mulai Pukul 09.00 Wita, baik melalui jaringan kantor bank terdaftar maupun layanan kas keliling BI," kata dia.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
