China-Ceko Produksi Pesawat Seharga Rp2 Miliar

id pesawat

600-Skyleader (http://bit.ly/2j2NHm3)

Zigong, Sichuan,  (antarasulteng.com) - Perusahan patungan dari China dan Ceko berhasil memproduksi pesawat ringan yang dijual dengan harga satu hingga dua  juta RMB(remimbi) atau setara Rp2 miliar hingga Rp4 miliar/unit.

Lima unit pesawat ringan bermesin tunggal tersebut saat ini dipajang di hanggar Bandar Udara Fengming General, Kota Zigong, Provinsi Sichuan, yang proyek pembangunannya memasuki tahap kedua.

"Harga satuan pesawat yang kami tawarkan itu relatif murah," kata Wakil Direktur Manajer Operasional Zigong Aviation Industry Company (Avic), Linkai, Jumat.

Pabrik pesawat tersebut melengkapi proyek Avic yang nantinya tidak hanya bandara, melainkan juga kawasan industri dan gudang logistik.

Dalam mengembangkan pabrik pesawat dan bandara, Avic menggandeng perusahaan asal Ceko.

Perakitan pesawat ringan yang diberi nama 600-Skyleader berpenumpang dua tersebut dimulai pada 26 September tahun lalu.    
Saat itu baru dua unit yang dirakit, masing-masing ditawarkan seharga duajuta RMB. Dan saat ini sudah ada lima unit yang dipajang, tiga di antaranya masing-masing dibanderol satu juta RMB.

"Harga pesawat ini sangat kompetitif. Tidak jauh dengan harga mobil mewah, tapi pesawat ini tergolong canggih di kelasnya," kata Wu Diyong, salah satu teknisi Avic.

Saat Antara berkesempatan mengunjungi lokasi industri Avic, landasan pacu, apron, satu terminal, dan menara kontrol (ATC) sudah tersedia.

Namun Bandara Fengming General yang berjarak sekitar 34 kilometer dari pusat Kota Zigong tersebut belum beroperasi secara penuh.

Bandara itu rencananya dioperasikan beberapa tahun mendatang untuk mengatasi kejenuhan di Bandara Internasional Chengdu, Provinsi Sichuan, dan Bandara Internasional Chongqing di Kota Chongqing.

Kawasan industri dan bandara tersebut berdiri di atas lahan seluas 85,2 kilometer persegi. Namun sampai saat ini yang sudah terbangun sekitar 16,9 kilometer persegi.

Pemerintah Kota Zigong dan Pemerintah Provinsi Sichuan telah mengeluarkan dana dua miliar RMB untuk pembangunan industri strategis di kawasan  itu, 2 miliar RMB untuk pembangunan industri kedirgantaraan, dan 200 juta RMB untuk transformasi teknologi.

Sementara Zigong Navigation Airport Development Co Ltd menginvestasikan dana senilai 590 juta RMB untuk pembangunan Bandara Fengming General itu.
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar