
LPKA Palu hadirkan posyandu remaja upaya pantau kesehatan anak binaan

Palu (ANTARA) - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu, Sulawesi Tengah, menghadirkan kegiatan Posyandu Remaja sebagai upaya deteksi dini dan memantau kondisi kesehatan anak binaan secara berkala.
Kepala LPKA Kelas II Palu Welli di Palu, Sabtu, mengatakan kegiatan Posyandu Remaja merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memastikan terpenuhinya hak anak binaan terhadap layanan kesehatan yang layak.
“Melalui kegiatan Posyandu Remaja ini, kami ingin memastikan bahwa setiap anak binaan tetap mendapatkan pemantauan kesehatan secara berkala, sekaligus meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental,” katanya.
Ia mengatakan dalam pelayanan Posyandu Remaja, pihaknya menggandeng Puskesmas Bulili untuk memantau kondisi kesehatan remaja sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat.
Dalam kegiatan tersebut, anak binaan mendapatkan berbagai layanan kesehatan, antara lain pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengecekan tanda-tanda vital (vital sign), pemantauan status gizi, edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta deteksi dini terhadap potensi masalah kesehatan fisik maupun mental.
Dari 19 anak binaan yang mengikuti kegiatan tersebut, lima orang di antaranya berperan sebagai kader kesehatan.
Para kader tersebut merupakan anak binaan yang telah mendapatkan pelatihan dari Puskesmas Bulili bersama tenaga kesehatan LPKA Palu.
“Kami juga mendorong keterlibatan anak binaan sebagai kader kesehatan agar mereka dapat saling mengingatkan dan memberikan edukasi positif kepada teman sebayanya,” ujarnya.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi antara LPKA Kelas II Palu dengan Puskesmas Bulili yang rutin dilakukan setiap bulan dalam memastikan pelayanan kesehatan bagi seluruh anak binaan.
Melalui kegiatan ini, kata dia, LPKA Kelas II Palu berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang ramah remaja sekaligus mendorong terbentuknya kebiasaan hidup sehat di lingkungan pembinaan
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
