Logo Header Antaranews Sulteng

Donggala instruksikan OPD pangkas biaya distribusi pangan

Minggu, 15 Maret 2026 14:10 WIB
Image Print
Bupati Donggala Vera Elena Laruni didampingi Wabup Donggala Taufik M Burhan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Malonda Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (15/3/2026). ANTARA/HO-Pemkab Donggala

Dongala, Sulteng (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menekan biaya distribusi pangan dari petani ke pasar menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Tentunya, langkah ini dilakukan guna memastikan kestabilan harga serta ketersediaan stok bahan pokok jelang Idul Fitri mendatang di Kabupaten Donggala," kata Bupati Donggala Vera Elena Laruni, saat melakukan inspeksi mendadak di Pasar Malonda Banawa, Donggala, Sulteng, Minggu.

Ia mengemukakan dalam sidak tersebut menemukan adanya pedagang menjual Minyakita antara Rp17 ribu sampai Rp18 ribu per liter, sementara harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

"Masyarakat ada mengeluhkan kenaikan harga beberapa komoditas seperti beras dan minyak goreng, jadi pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan segera mencarikan solusi yang tepat," ucapnya.

Ia menuturkan pihaknya terus berupaya dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok hingga Idul Fitri mendatang.

"Saya sudah perintahkan OPD terkait untuk bekerja ekstra agar memastikan stok pangan tetap aman dan harganya kembali normal khususnya beras dan minyak goreng, " sebutnya.

Menurut dia, perlu adanya sidak secara rutin di pasar-pasar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat dan ketahanan pangan untuk mencegah adanya oknum yang melakukan penimbunan stok khususnya minyak goreng.

"Harapannya, melalui sidak ini dapat mengawal ketersediaan pangan menjelang Idul Fitri," kata dia.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026