Polisi Tetapkan Dua Tersangka Narkoba Empat Kilogram

id Polda, Narkoba

Tersangka AR alias Teneaho bersama barang bukti shabu 4 kg saat berada di Mapolda Sulteng di Palu, Kamis (23/11) (Antarasulteng.com/Humas Polda Sulteng)

"Tersangka RPT dijanjikan oleh seorang lelaki mengaku bernama Toni uang sebesar Rp5 juta jika berhasil menjemput sabu-sabu tersebut. Sementara tersangka AT dijanjikan akan diberikan uang sebesar Rp20 juta jika misinya berhasil, namun gagal,"
Palu (antarasuleng.com) - Juru Bicara Polda Sulawesi Tengah AKBP Hari Suprapto mengatakan Direktorat Reserse Narkoba Polda setempat telah menetapkan dua tersangka narkoba dengan barang bukti empat kilogram sabu.

"Mereka berinisial AT (28) dan RPT," kata Hari di Palu, Rabu.

Kabid Humas Polda Sulteng itu menjelaskan tersangka AT (28) dan RPT diketahui adalah warga Tomata, Kabupaten Morowali Utara.

Penetapan itu, dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara, dimana kasus itu sudah dinaikkan ke tahap penyidikan.

Tersangka AT merupakan pembawa sabu-sabu empat kilogram itu, sementara tersangka RPT adalah penjemput barang haram tersebut di Pelabuhan Wani, Kabupaten Donggala, beberapa waktu lalu.

Selain menetapkan dua tersangka, penyidik juga memeriksa tiga saksi masing-masing berinisial SS, A, dan S, dimana mereka adalah nakhoda dan anak buah kapal.

Namun ketiganya dipulangkan setelah tidak ditemukan adanya keterlibatan mereka dalam kasus tersebut.

Hari mengatakan, dari hasil interogasi penyidik, tersangka AT mengaku tidak mengetahui pemilik sabu-sabu itu, karena dirinya hanya ditelepon oleh seseorang yang tidak dikenalnya, untuk berangkat ke Tarakan, Kalimantan Timur mengambil sabu-sabu.

Sebelum berangkat si penelepon itu akan memberikan uang Rp5 juta untuk biaya perjalanan, makan dan penginapan di Tarakan.

Menurut Hari, tanpa berpikir panjang, tersangka AT langsung menyetujuinya dan akhirnya berangkat ke Tarakan dengan menggunakan pesawat.

Setelah berhasil mengambil barang itu, tersangka AT kemudian kembali ke Palu menggunakan kapal.

Namun sial, setibanya di Pelabuhan Wani, tersangka AT langsung diciduk Tim Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulteng dipimpin AKBP P Sembiring yang beberapa saat sudah menantinya.

Selang beberapa menit kemudian, RPT yang ditugaskan menjemput sabu-sabu itu juga ditangkap.

"Tersangka RPT dijanjikan oleh seorang lelaki mengaku bernama Toni uang sebesar Rp5 juta jika berhasil menjemput sabu-sabu tersebut. Sementara tersangka AT dijanjikan akan diberikan uang sebesar Rp20 juta jika misinya berhasil, namun gagal," tutur Hari.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka ditahan di Mapolda Sulteng dan dikenakan pasal 114 ayat (2) junto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar. ***
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar