
Sebanyak 450 prajurit Yonif 714/SM dikirim ke Papua

Palu (ANTARA) -
Sebanyak 450 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 714/Sintuwu Maroso (SM) Poso dikirim menuju Papua, untuk menjalankan tugas negara menjaga wilayah perbatasan.
Pemberangkatan dilaksanakan melalui upacara resmi yang dipimpin Komandan Korem 132/Tadulako Brigjen Deni Gunawan, yang bertindak sebagai inspektur upacara di Lapangan Mayonif 714/SM, Kecamatan Poso Kota Selatan, Poso, Jumat.
Deni Gunawan melakukan pemeriksaan pasukan sebelum melepas keberangkatan prajurit Satgas RI-PNG Statis Yonif 714/SM Tahun 2026. Dia mengaku bangga atas kesiapan para prajurit, yang dinilai telah melalui proses latihan matang, baik dari sisi fisik, taktik, maupun mental.
Menurutnya, penugasan ke wilayah perbatasan Papua bukanlah tugas ringan, melainkan amanah besar yang menuntut tanggung jawab, disiplin, serta dedikasi tinggi.
“Saya percaya dengan bekal latihan yang telah dilaksanakan, seluruh prajurit Yonif 714/SM mampu menjalankan tugas dengan baik,” katanya menegaskan.
Ia juga berpesan agar seluruh personel menjaga profesionalisme sebagai prajurit TNI Angkatan Darat sekaligus pelindung masyarakat di wilayah penugasan.
“Prajurit TNI AD mengemban amanah besar menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pesannya.
Ratusan prajurit tersebut dijadwalkan bertugas di wilayah perbatasan Papua selama kurang lebih satu tahun ke depan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Batalyon 714/SM Letkol Inf Darmansyah, Dandim 1307 Poso Letkol Arm Edi Yulian Budiargo, Wakil Bupati Poso, Kapolres, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Pewarta : Fauzi
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
