Tuan Rumah Sulteng Raih Tiket Semifinal Kejurnas

id takraw

Kejurnas Takraw di Siranindi Kota Palu (Foto Antara/Anas Massa)

Palu, (antaranews.com) - Tim putri tuan rumah Sulawesi Tengah berhasil meraih tiket ke semifinal kejurnas beregu cabang sepak takraw yang berlangsung di GOR Siranindi Palu sejak 4 Desember 2017.

Tim putri Sulteng diwakili klub Primata di babak semifinal yang akan berlangsung pada Rabu (6/12) malam akan berhadapan dengan tim tangguh dari Jawa Tengah.

Sandrina pelatih tim putri Sulteng mengatakan tim putri Jateng cukup kuat sehingga untuk mengalahkan mereka harus dengan taktik dan strategi yang tepat.

Tuan rumah Sulteng harus bisa memanfaatkan kesempatan dengan baik karena bertanding dikandang sendiri yang sudah tentu mendapat dukungan penuh para penonton.

Menurut dia, yang perlu dihindari adalah jangan banyak membuat kesalahan seperti saat memukul bola pertama menyentuh net atau keluar lapangan.

Harus berusaha untuk tidak membuat kesalahan-kesalahan yang menguntungkan lawan. Sebab kali ini tuan rumah berhadapan dengan tim tangguh Jateng.

Sementara untuk beregu putra masih sementara pertandingan babak kedua.

Malam nanti sudah akan ada hasil untuk putra, regu dan daerah mana yang akan melaju ke semifinal kejurnas beregu putra/putri.

Kejurnas di Palu diikuti 16 regu putra dari 11 provinsi dan 10 regu putri.

Kegiatan nasional itu dibuka Gubernur Sulteng, Longki Djanggola yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Yunan Lapasio dan dihadiri Sekjen Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Tri Gunawan Hadi.

Sekjen PSTI Tri Gunawan sangat berharap kejurnas di Kota Palu dapat mencetak atlet-atlet berprestasi untuk menjadi aset nasional.

Sulteng termasuk salah satu daerah yang telah menghasilkan sejumlah atlet nasional yang selama ini membela tim "Merah Putih" di berbagai kejuraan internasional.

Dua atlet sepak takraw yang mantan petakraw nasional adalah Yusri Pakke (pria) dan Sandrina (putri) yang kini status sebagai pelatiah nasional asal Sulteng. (skd)
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar