Logo Header Antaranews Sulteng

Sigi tata kawasan Danau Lindu sebagai destinasi wisata unggulan

Rabu, 8 April 2026 22:06 WIB
Image Print
Foto udara salah satu titik tepian Danau Lindu yang akan ditingkatkan menjadi kawasan wisata alam dan ekowisata di Desa Langko, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (19/7/2025). Pemerintah setempat berencana meningkatkan kawasan tersebut menjadi daerah wisata dan menyelaraskannya bersama program cetak sawah baru seluas 2.000 hektare di sekitarnya sehingga selain menjadi menjadi kawasan ekowisata juga dapat menunjang program ketahanan pangan nasional. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/bar (ANTARA FOTO/BASRI MARZUKI)

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) segera melakukan penataan kawasan Danau Lindu sebagai destinasi wisata unggulan di daerah tersebut.

Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae mengatakan sudah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang setempat agar akses jalan menuju Danau Lindu dapat dilintasi kendaraan bermotor, serta rutin melakukan pembersihan area sekitar jalur utama tersebut.

"Tentunya seluruh pihak mulai dari organisasi perangkat daerah dan pemerintah desa serta kecamatan untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan secara konsisten serta berkelanjutan," kata Rizal saat ditemui awak media di Sigi, Rabu.

Ia mengemukakan penataan jalan, kebersihan lingkungan, serta estetika kawasan Danau Lindu menjadi perhatian utama pemerintah sebagai kesiapan daerah dalam menyambut wisatawan.

"Ke depan pemerintah desa juga bisa ikut berperan membantu pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan penataan lingkungan sepanjang kawasan wisata Danau Lindu," ucapnya.

Ia mendorong agar sebagian dana desa dapat dialokasikan untuk program kebersihan dan penataan kawasan secara berkelanjutan.

"Jadi kemajuan suatu daerah tidak hanya bergantung dengan pemerintah daerah melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan pemerintah desa," sebutnya.

Menurut dia, saat ini kondisi fiskal daerah dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih terbatas sehingga bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.

"Saya tidak ingin pembangunan kawasan Danau Lindu ini sebagai destinasi wisata unggulan berhenti, makanya dalam waktu dekat saya akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan guna mendukung pengembangan kawasan Lindu," kata dia.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026