Logo Header Antaranews Sulteng

Wagub: Badan Musyawarah Adat berperan strategis jaga adat daerah

Rabu, 15 April 2026 14:35 WIB
Image Print
Wakil Gubernur Sulteng Reny A Lamadjido menghadiri Musyawarah Besar (Mubes) BMA Provinsi Sulawesi Tengah yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah Tahun 2026 di Palu, Rabu (15/4/2026). ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng

Palu (ANTARA) - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Reny A. Lamadjido mengatakan Badan Musyawarah Adat (BMA) memiliki peran strategis dalam menjaga, melestarikan, dan mengatur tatanan adat istiadat di Sulawesi Tengah.

“Keberadaan BMA memiliki peran strategis dalam menjaga, melestarikan, dan mengatur tatanan adat istiadat di Sulawesi Tengah,” katanya pada kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) BMA Provinsi Sulawesi Tengah yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah Tahun 2026 di Palu, Rabu.

Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran BMA serta para tokoh adat yang hadir dari berbagai kabupaten/kota.

Menurut dia, Badan Musyawarah Adat adalah lembaga yang benar-benar mengurus adat istiadat. Karena itu, tidak boleh ada pihak yang mengganggu atau mencampuri kewenangan tersebut.

"Kita harus memahami perbedaan peran antara BMA dan forum komunikasi adat,” katanya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen adat untuk memperkuat sinergi dan menjaga harmonisasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

Menurut dia, kolaborasi yang baik akan menjadi kunci dalam menjaga kearifan lokal sekaligus mendorong pembangunan daerah.

Wagub juga menekankan pentingnya nilai-nilai budaya dan spiritualitas dalam kehidupan masyarakat. Melalui program “Berani Berkah”, kata dia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong penguatan nilai keagamaan sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.

Ia berharap pelaksanaan Mubes BMA 2026 dapat menghasilkan keputusan strategis dalam memperkuat kelembagaan adat serta menjadi wadah untuk mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat di Sulawesi Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut memaparkan sejumlah program unggulan pemerintah daerah dalam kerangka “Sembilan Berani” sebagai peta jalan menuju “Sulteng Nambaso”.

Program tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kelistrikan, hingga jaringan telekomunikasi.

Ia mengatakan program tersebut hadir untuk memastikan masyarakat Sulawesi Tengah semakin sejahtera, mulai dari beasiswa bagi puluhan ribu penerima, layanan kesehatan gratis, hingga pembangunan infrastruktur dan jaringan di wilayah terpencil.



Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026